Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Menteri Adhyaksa Kunjungi Rumah Bung Karno Bersama Para Artis
Sabtu, 26 April 2008 | 23:09 WIB

TEMPO Interaktif, Blitar:M
Menteri Pemuda dan Olahraga Adhyaksa Dault mengunjungi rumah bekas tinggal masa kecil hingga remaja Bung Karno di Jalan Sultan Agung, Kota Blitar, Jawa Timur, Sabtu (26/4) sore sekitar pukul 16.00 wib.

Dalam rombongan yang berjumlah sekitar 200 orang dengan menaiki tiga buah bus pariwisata itu, Adhyaksa Dault didampingi sejumlah artis senior, diantarnya Yati Octavia dan Pung Harjatmo.

"Saya datang dalam kapasitas pribadi maupun Menpora. Ikut dengan saya seluruh jajaran kantor Menpora ditemani artis Yati Octavia, Pung Harjatmo, Erna Libi, Eksanti, Berliana Febrianti, Rizal, Afdal, Raka. Ini wujud respon cepat kami setelah mendengar rumah bersejarah ini mau dijual," kata Adhyaksa Dault sambil melihat-lihat isi rumah yang kerap disebut Istana Gebang itu.

Adhyaksa menjelaskan, sebagai orang yang besar di organisasi dan sering ke makam Bung Karno, dia tidak rela jika rumah yang kini menjadi museum Bung Karno itu dijual. Setelah memperhitungkan dampak negatifnya jika rumah itu dijual, Menpora bersama para artis memutuskan untuk datang langsung ke Blitar.

"Sebelum kami menuju rumah ini tadi sempat minta penjelasan Walikota Djarot Syaiful Hidayat. Jika memang dijual berapa harganya. Dan kita bersama para artis sepakat bikin malam dana. Masak bangsa Indonesia tidak mampu membeli rumah ini," kata Adhyaksa.

Lebih jauh Dault menyatakan sangat yakin jika para nasionalis akan bersedia membeli rumah yang berdiri di atas tanah seluas 14 ribu meter persegi itu. Selain itu Menpora dan para artis berencana untuk menggalang dana melalui malam dana yang digelar para artis.

"Sepulang dari sini saya akan segera berkoordinasi dengan bapak presiden dan minta ijin menggelar malam dana. Namun jika presiden ada arahan lain, maka soal ini akan kami serahkan pada presiden," kata Dault.

Manpora yakin malam dana yang digalang akan bisa menghasilkan uang cukup banyak untuk membeli rumah tersebut. Even pertunjukan seni budaya itu akan dikolaborasikan dengan peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke 100 tahun 2008 ini. "Saya yakin dari artis film saja pasti terkumpul sejumlah duit untuk membeli rumah ini," kata Menpora.

Usai mengunjungi Istana Gebang, Menpora beserta rombongan melakukan ziarah ke makam Bung Karno di Kelurahan Bendo Gerit, Kecamatan Sanan Wetan, Kota Blitar, yang berjarak sekitar 2 kilometer dari Istana Gebang.Dwidjo U. Maksum


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Museum di Kalbar Kerjasama dengan Kuching
Soal Pengamanan Museum Akan Dilaporkan ke Presiden
Terdakwa Pencurian Arca Bantah Rugikan Negara
Penyidik Belum Melihat Kaitan Kematian Lambang dengan Kasus Arca
Jaksa Kasus Pencurian Arca Mendapat Pengamanan Khusus
Polisi Periksa SMS di Ponsel Lambang
Pelajar Berkabung untuk Saksi Kasus Pencurian Arca
Saksi Ahli Pencurian Arca Ditemukan Tewas di Jalan
Tangerang Sepakati Kerjasama Kesehatan Lintas Batas
Rumah Hashim Akan Digeledah Lagi
> selengkapnya...

Referensi

Bermodal Arca Palsu

Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk122050 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< April,2008>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data