Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

TNI AL Perkuat Pengamanan Laut di Perairan NTT
Rabu, 30 April 2008 | 15:01 WIB

TEMPO Interaktif, Kupang:Pangkalan Utama Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI-AL) Wilayah VII membangun pos TNI AL di Maritaing serta membangun Pangkalan TNI AL Tipe B di Kalabahi, Kabupaten Alor.

Menurut Komandan Lantamal VII Kupang, Brigadir Jenderal (Marinir) Syaiful Anwar, pos ini berfungsi untuk memantau aktifitas kapal asing yang melewati jalur pelayaran internasional (ALKI III). Sementara Pangkalan TNI AL berfungsi mendukung logistik kapal perang yang beroperasi di wilayah perairan yang berbatasan dengan Timor Leste.

"Pangkalan tipe B ini mengamankan wilayah perairan Alor, sebagian laut Fores dan sebagian perairan Maluku Utara," kata Syaiful di Kupang, Rabu (30/4).

Pemerintah Kabupaten Alor, ia melanjutkan, telah menyatakan kesediaan untuk membantu tanah sekitar 5-10 untuk pembangunan pangkalan, yang rencananya akan mulai dibangun tahun ini. "Sekitar 200 personil TNI AL akan ditempatkan diwilayah itu. Mereka akan dilengkapi dengan kapal kaproli, kapal perang dan senjata organik," katanya.

Dia menambahkan, TNI AL juga telah membangun sebuah pangkalan tipe C di selatan Kabupaten Rote dengan kekuatan sekitar 60 personil didukung kapal-kapal patroli. "Akan diresmikan setelah personil yang dibutuhkan tiba," ujar Syaiful.

Kehadiran pangkalan itu selain untuk mengawasi perairan Indonesia juga bertujuan untuk melakukan pengawasan terhadap para imigran gelap yang ingin menyeberang ke Australia secara ilegal.

Menurut Syaiful, wilayah perairan NTT termasuk rawan pelanggaran karena letaknya yang berada pada alur pelayaran internasional dan juga berbatasan dengan Negara asing. Jems de Fortuna

Dari Arsip Majalah TEMPO
TNI Pasca- Ambalat | 28 Maret 2005
Tersandung di Pulau Berhala | 21 Maret 2005
Datuk, di Laut Kita Adu gertak | 14 Maret 2005
Kisah Ambalat di Mulut Meriam | 07 Maret 2005
Dephut Sudah Kami Undang Rembukan | 24 Januari 2005
Suleman Wiriadidjaja:  | 13 Oktober 1998
Laksamana TNI Bernard Kent Sondakh: "Angkatan Laut Bukan Centeng" | 19 Juli 2004
Laksamana Muda Y. Didik Heru Purnomo: "Cari Orang di Pasar Senen Saja Susah, Apalagi di Laut" | 28 Juni 2004
Surat Pembaca | 08 Desember 2003
Saling Silang Kapal Perang  | 08 Desember 2003
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Kalimantan Timur Bantu Rp 10 Miliar untuk Bangun Lantamal
Jerman Perbaiki Kapal Selam Indonesia
NU Kecam Penembakan Di Pasuruan
Panglima TNI Resmikan Empat Kapal Perang
Pengamanan Perbatasan Laut Diperkuat
Marinir Latihan Bersama Tentara Malaysia dan Brunai
KRI Dewaruci Kembali Arungi Samudera
TNI Angkatan Laut Bangun Pangkalan Utama di Padang
KSAL Resmikan Pusat Penerbangan TNI AL
Angkatan Laut Usulkan Pengadilan Maritim
> selengkapnya...

Referensi

Kekuatan TNI AL
UU RI nomor 3 Tahun 2002 Tentang Pertahanan Negara

Website

TNI Angkatan Laut
Departemen Pertahanan

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk122267 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< April,2008>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data