Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Kalla Tak Akan Bela Kader Golkar yang Korupsi
Jum'at, 02 Mei 2008 | 11:57 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Ketua Umum Partai Golonan Karya (Golkar) Jusuf Kalla menegaskan partai yang dipimpinnya bukan benteng Korupsi. Karena itu, pimpinan dan kader Golkar diminta tidak melakukan korupsi karena Partai tidak akan membelanya jika jelas sudah tampak bukti kuat ke arah itu.

"Partai hanya akan membela jika ada kader yang teraniaya, jika memang bukti mengarah ke praktek KKN kuat, maka tidak akan dibela dan diserahkan sepenuhnya ke hukum yang berlaku," kata Kalla saat memberikan pengarahan pada Rapat Konsultasi Nasional Partai Golkar di Hotel Kartika Chandra Jakarta Jumat (2/5).

Hadir dalam kesematan ini Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Surya Paloh, Wakil Ketua Umum Partai Golkar Agung Laksono, Ketua Badan Pemenangan Pemilu Partai Golkar Andi Mattalatta dan Sekretaris Jenderal Partai Golkar Soemarsono.

Semakin banyak kader Golkar yang masuk penjara karena korupsi, ujar Kalla, hal itu akan menyebabkan partai terpuruk dan rusak. Ujung-ujungnya, Golkar bisa kalah dalam Pemilihan Umum dan Pemilihan Presiden 2009.

"Maka saya minta, tidak ada kader yang seperti itu (melakukan KKN), karena Partai Golkar bukan benteng korupsi," tegas Kalla. Citra partai, kata dia, akan jatuh dan masyarakat akan antipati jika partai dipenuhi kadernya yang gemar korupsi. Anton Aprianto

Dari Arsip Majalah TEMPO
Ramai-ramai Ganti Posisi | 04 April 2005
Kami akan Membela Mereka Habis-Habisan | 21 Pebruari 2005
Salah Tali Jerat Korupsi | 21 Pebruari 2005
Berebut Jabatan di Daerah | 21 Pebruari 2005
Tempo, 30 April 1983 | 21 Pebruari 2005
Ekonomi Setelah 100 Hari | 14 Pebruari 2005
Saya Bukan Pesaing Presiden | 07 Pebruari 2005
Gara-gara Tunjangan Ditunda | 07 Pebruari 2005
Menjinakkan Oposisi | 31 Januari 2005
Sepasang Pengantin, Dua Karakter | 31 Januari 2005
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Istri Abdullah Puteh Temui Kalla
Kalla Marahi Menteri Perumahan Rakyat
Kalla Tinjau Pembangunan Rumah Susun di Jakarta
Wapres Minta Keselamatan Kerja Menjadi Budaya
Kalla : Jangan Selesaikan Masalah Bangsa Dengan Marah-Marah
Kalla Hadiri Tabligh Akbar di Brebes
Wakil Presiden Jusuf Kalla Balik Kritik Megawati
Kalla Pimpin Rapat Penghapusan Bea Masuk dan PPN Produksi Minyak
Jusuf Kalla Belum Berhasil Gerakkan Sektor Riil
Kalla Buka Seminar dan Expo Investasi Daerah
> selengkapnya...

Referensi

Kronologi 100 Hari Pemerintahan Yudhoyono
Kasus Puteh dan Masa Depan Pemberantasan Korupsi
Wiranto: Yudhoyono Pernah Janji bahwa Kalla Tak Akan Maju
Akbar Gandeng Wiranto Hadapi Jusuf Kalla
Sebuah Munas Setelah Lengsernya Soeharto
Sekondan yang Menantang Akbar
Antek-antek Soeharto Kembali Lagi
Akar Beringin di Seragam Hijau
AWAS Bersaing Rebut Golkar ? 01
"Ini Tanggung Jawab Akbar Tandjung"
"Saya Tidak Diberi Kesempatan Membela Diri"
PP RI No. 51 Tahun 2001 Tentang Bantuan Keuangan Kepada Partai Politik
Undang-Undang No. 12 Tahun 2003 tentang Pemilu Anggota DPR, DPD dan DPRD
UU No. 31/2002 tentang Partai Politik
UU No. 2/1999 tentang Partai Politik
Laporan Penelusuran Penyumbang “Bermasalah ”
> selengkapnya...

Website

Akbar Tandjung
Situs Wiranto
Partai Keadilan
Partai Golkar

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk122345 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Pasokan Daya Listrik PLN Tidak Transparan
Ratusan Pengusaha Tionghoa Nyatakan Dukungan Pada Yudhoyono
Presiden Optimistis Indonesia akan Jadi Lumbung Padi
Dua Pejabat Kutai Kertanegara Ditahan
Suara NU Tentukan Putaran Kedua Pemilihan Gubernur Jawa Timur

<< May,2008>>
MSnSl RK JS
    01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data