|
Golkar Janjikan Porsi Besar Bagi Generasi Muda
Jum'at, 02 Mei 2008 | 23:48 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Wakil Presiden RI sekaligus Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla menyatakan partainya akan lebih mengutamakan generasi muda.
"Pola kepemimpinan di Golkar harus seperti piramid," kata Jusuf Kalla dalam konferensi pers seusai menutup acara pelantikan Badan Pengendali Kemenangan Pemilu (Bapilu) 2009 Partai Golkar di Balai Kartini Jakarta, Jumat (2/5) malam.
Pola kepemimpinan piramid ini, kata Kalla, akan lebih memberi porsi besar kepada generasi muda. Artinya, tiap jumlah generasi muda di Golkar harus lebih banyak dari pada generasi tua. Pucuk pimpinan, kata Kalla, memang harus diduduki oleh orang yang sudah matang dan ditokohkan. Namun di bawahnya harus didukung generasi muda yang besar.
"Para generasi muda ini harus memiliki kecerdasan intelektual yang memadai," ujar Kalla. Oleh karena itu Golkar berharap dalam Pemilu depan bisa berperan dengan baik menyukseskan proses demokrasi di negeri ini.
Mengenai target Golkar memperoleh suara 30 persen dalam Pemilu 2009, Kalla menyatakan, itu tidak hanya didorong keinginan Golkar untuk mencalonkan Presiden. Namun juga untuk memperkuat posisinya jika masuk dalam pemerintahan. "Seperti yang disampaikan bapak Presiden, pemerintahan memerlukan dukungan partai yang memiliki besar," kata Kalla.
Sebab, jika pemerintahan atau presiden hanya didukung oleh beberapa partai kecil akan sulit menentukan sistem pemerintahannya, apakah presidensial ataukah parlementer. Upaya Golkar untuk meraih target suara tersebut antara lain dengan meningkatkan citra partai.
Golkar, kata Kalla, dalam upaya meningkatkan citra ini akan mendukung setiap tindakan aparat pengegak hukum dalam melaksanakan tugasnya, termasuk memberantas korupsi. "Kami selalu mendukung tindakan aparat penegak hukum baik itu KPK, Kejaksaan maupun polisi untuk melaksanakan tugasnya menegakkan hukum," kata Kalla.
Pernyataan ini sekaligus menjawab pertanyaan tentang komitmen partai tersebut terhadap upaya pemberantasan korupsi di negeri ini. Yang kebetulan melibatkan beberapa nama dari partai tersebut. Titis Setianingtyas
INDEKS BERITA LAINNYA :
|