Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ketua DPR : Sarjan Tahir Bisa Diganti Setelah Tiga Bulan Ditahan
Senin, 05 Mei 2008 | 12:12 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Ketua DPR Agung Laksono mengatakan anggota dewan yang terlibat kasus korupsi dan pelangaran etika bisa direcall setelah masuk tahanan selama tiga bulan.

Menurut Agung, tata tertib DPR menyatakan anggota dewan yang tidak aktif tiga bulan berturut-turut bisa dikenai sanksi. Badan Kehormatan DPR sebagai penjaga citra memutuskan jenis sangsinya. "Termasuk merecall," katanya.

Sejumlah anggota dewan saat ini ditahan KPK. Mereka antara lain Saleh Djasit, Hamka Yandhu. Keduanya dari Fraksi Golkar. Anggota Fraksi PPP Al Amin Nur Nasution dan Sarjan Tahir dari Partai Demokrat juga ditahan. Namun kata Agung, "Belum ada permintaan recall dari DPP."

Pimpinan dewan, kata dia, telah meminta Badan Kehormatan DPR mengusut pelanggaran etika para tersangka tersebut. KPK juga disarankan menggeladah ruang kerja Sarjan Tahir."Kalau ada pemberitahuan seperti kemarin, ya silahkan," kata Agung.

Dalam kasus Al Amin Nur Nasution, KPK sempat gagal menggeledah ruang kerjanya. Penggeledahan baru bisa dilakukan setelah KPK bertemu pimpinan DPR.

Dwi Riyanto Agustiar


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

KPK Sidik Dugaan Korupsi KBRI Singapura
Kejaksaan Batal Periksa Tersangka Korupsi BNI
Terdakwa Kasus Bapeten Bantah Terima Suap
KPK Geledah Ruang Kerja Wakil Gubernur Jambi
Mahasiswa Minta Transparansi Dana Bencana Alam
Mahasiswa Desak Transparansi Dana Bencana Alam
Korupsi Rumah Sakit Balikpapan Masih Disidik
Antasari: Kepala Daerah Tidak Perlu Takut KPK
Presiden Didesak Keluarkan Surat Izin Pemeriksaan Bupati
Gubernur Jambi Serahkan Kasus Korupsi ke Penegak Hukum
> selengkapnya...

Referensi

Kisah Panjang Jaksa dan Sjamsul
Mengurai Benang Kusut Duit BI
Siapa Menyusul Rokhmin
Enaknya Bermain Monopoli
Singapura Bukan Surga Lagi

Website

Kepolisian Negara RI (Polri)

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk122470 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< May,2008>>
MSnSl RK JS
    01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data