|
Golkar Akui Masyarakat Tak Puas Terhadap pemerintah
Selasa, 06 Mei 2008 | 06:29 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Partai Golkar mengakui pendapat umum yang tidak puas terhadap kinerja pemerintah dalam bidang pemeberantasan korupsi maupun ekonomi. "Saya bisa membenarkan, tetapi kita tidak tahu angka persisnya," kata wakil Sekjen DPP Golkar Syamsul Muarif kepada Tempo tadi malam.
Ia menanggapi hasil survei Research and Development Institute yang menyebutkan pemberantasan korupsi dan penanganan masalah perekonomian belum memuaskan.
Kenyataan di lapangan kalangan menengah ke atas, Syamsul melanjutkan, terlihat tidak terkena dampak ekonomi. Indikasinya, jalanan masih macet, penjualan mobil pun meningkat. Tetapi kalangan menengah ke bawah merasakan kesulitan ekonomi seperti tidak tersedianya lapangan pekerjaan atau komoditas petani anjlok.
Hasil survei, kata mantan Menteri Komunikasi dan Informatika itu, bisa menggambarkan kondisi masyarakat, tetapi tidak dapat dipastikan jumlah masyarakat yang tidak puas. Selain itu, meski benar ada ketidakpuasan masyarakat terhadap pemberantasan korupsi, tetapi peningkatan usaha pemerintah tetap harus diakui.
Belum pernah ada anggota DPR yang ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi, "itu adalah prestasi," katanya.
Syamsul menambahkan, hasil survey itu memang berkorelasi dengan popularitas presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan wakil presiden Jusuf Kalla. Tetapi, dibandingkan dengan tokoh lainnya, keduanya tetap yang terpopuler. Pemerintah bisa emmperbaiki kinerjanya. Aqida Swamurti
INDEKS BERITA LAINNYA :
|