|
Indonesia Tuan Rumah Konferensi Pengolahan Limbah B3
Rabu, 07 Mei 2008 | 13:19 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Indonesia akan menjadi tuan rumah Koferensi Antar Bangsa Pengelolaan Limbah B3 (bahan berbahaya dan beracun) tingkat dunia yang diselenggarakan 23-27 Juni di Bali.
Dalam forum itu, Rasio Ridho Sani, asisten deputi Urusan Pengolahan Limbah B3 dan Limbah B3 Pertambangan Energi dan Migas, mengatakan konferensi memberikan manfaat perlindungan dari limbah B3.
"Kita diberi kekuatan hukum dari pengiriman limbah B3," katanya dalam jumpa pers di kantor Kementerian Lingkungan Hidup.
Indonesia merupakan salah satu negara yang rawan dengan impor limbah B3 ilegal. Padahal, pemerintah telah memiliki aturan yang tegas melarang impor limbah berbahaya itu. Melalui konferensi itu, pemerintah akan diberikan panduan seperti apa mengembangkan peraturan nasional.
Asisten deputi Urusan B3 dan Limbah B3 Manufaktur dan Agroindustri, Emma Rahmawati mengatakan ada lima hal yang akan dibahas dalam forum yang diikuti 1000 delegasi dari 170 negara. Pertama, dalam forum dibahas persoalan teknis limbah pembongkaran kapal, limbah elektronik, dan Reuse, Recycle, and Recovery (3R).
Kedua, persoalan hukum mengenai larangan impor limbah, ketiga peningkatan kerjasama kelembagaan dengan konvensi kimia lainnya. Keempat, kerjasama regional penguatan posisi konvensi Basel. Kelima tentang forum dunia mengenai manajemen limbah berkaitan dengan kesehatan manusia. Aqida Swamurti
INDEKS BERITA LAINNYA :
|