Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

PPP Dukung Kenaikan Harga BBM
Sabtu, 10 Mei 2008 | 15:05 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Partai Persatuan Pembangunan mendukung kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang direncanakan pemerintah.

"Ini seperti buah simalakama, pilihan yang sama-sama sulit," kata Ketua Umum PPP Suryadharma Ali usai membuka rapat koordinasi nasional Fraksi PPP se-Indonesia di Jakarta Internasional Expo Kemayoran Jakarta, Sabtu (10/05).

Menurut Suryadharma, kenaikan harga BBM merupakan kesulitan yang disertai kemudahan. "Kalau tidak dinaikkan, pemerintah akan menanggung beban yang tak bisa dikelola, tapi kalau dinaikkan beban itu masih bisa dikelola," ujarnya.

Opsi tidak menaikkan BBM, walau terdengar populis, namun hanya berorientasi di atas panggung saja. "Supaya dapat pujian dari rakyat," ujar Suryadharma. Kenyataannya, kata dia, keuangan negara sudah sangat memprihatinkan.

Hal senada juga disampaikan Ketua Fraksi PPP Lukman Hakim Saifuddin. "Kita bisa sangat memaklumi keputusan pemerintah untuk menaikkan harga BBM," ujarnya.

Namun, PPP meminta jaminan dari pemerintah untuk mengalihkan subsidi pada hal-hal yang secara riil langsung dihadapi masyarakat bawah. "Misalnya sembako, pendidikan, kesehatan dan lain-lain."

Lukman juga meminta pemerintah memperbanyak proyek padat karya yang menyerap banyak tenaga kerja.

Titis Setianingtyas

Dari Arsip Majalah TEMPO
Harga Minyak, Bukan Sekadar Asumsi APBN | 11 April 2005
Surat Pembaca | 04 April 2005
APBN-P 2005 (Tidak) Realistis? | 04 April 2005
Bisnis Sepekan | 04 April 2005
DPR Tidak Serius | 28 Maret 2005
Besar Pasak daripada Tiang | 28 Maret 2005
Dilema Pemain Baru | 21 Maret 2005
Minyak Panas di Gedung Parlemen | 21 Maret 2005
Menyumbat Kebocoran Minyak | 21 Maret 2005
Hari Purnomo Meminta Pemeriksaan Dihentikan | 21 Maret 2005
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Kalla Minta Pengusaha Dukung Kenaikan Harga BBM
90 Ribu Ton Bahan Bakar Sulingan Ilegal Disita
Polisi Jadi Tersangka Pengoplosan BBM
Unjuk Rasa Tolak Kenaikan BBM
Daya Beli Turun, Permintaan Plastik Berkurang
25 Ton Solar Ilegal Disita Polisi Pelabuhan
Kalla Anggap Kenaikan BBM Perlu Didukung
Warga Borong Bensin di Jalur Pantura
Mahasiswa Sandera Mobil Tangki Pengangkut BBM
Demo BBM Bentrok, Dua Polisi Luka Parah
> selengkapnya...

Referensi

Berpihak pada Orang Kaya
Harga Premium Sekitar Rp 6.000
Siapa Boleh Membeli
Kota-kota Mulai Lumpuh
Inpres No. 5 Tahun 2000 tentang Koordinasi Penanggulangan Masalah Penyalahgunaan Pada Penyediaan dan Pelayanan Bahan Bakar Minyak.
Keppres No. 86/2002 tentang Badan Pengatur Penyediaan dan Pendistribusian BBM

Website

Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral
Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC)
PT Pertamina

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk122831 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< May,2008>>
MSnSl RK JS
    01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data