Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Pemerintah Pastikan Stok Bahan Pokok Aman
Minggu, 11 Mei 2008 | 19:13 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah terus memantau stok kebutuhan pokok masyarakat di pasar terkait kenaikan harga berbagai barang. Hingga kini, pemerintah menganggap stok bahan kebutuhan pokok masih aman.

"Stok tidak ada masalah. Kami mengecek kenaikan harga ini karena masalah distribusi atau ekspektasi," kata Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu di sela resepsi pernikahan Ketua MPR Hidayat Nur Wahid di Sasono Langen Budoyo Taman Mini Indonesia Indah, Minggu (11/5).

Harga kebutuhan pokok di berbagai daerah meningkat menyusul rencana pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak. Kebijakan menaikkan harga BBM merupakan langkah pemerintah menyelamatkan APBN akibat kenaikan harga minyak dunia yang telah mencapai US$ 127 per barel. Kenaikan harga minyak dunia berdampak pada melonjaknya subsidi minyak, energi, dan pangan bagi rakyat.

Mari mengatakan saat ini harga kebutuhan pokok masih stabil. Namun, pemerintah melalui Bulog telah menyiapkan operasi pasar jika harga kebutuhan pokok, terutama bila harga beras melonjak drastis. "Kami sudah punya instrumennya. Kalau harga naik hingga 25 persen, Bulog harus mengadakan operasi pasar," ujarnya.

Pemerintah juga menyiapkan program bantuan langsung tunai (BLT) Plus sebagai kompensasi kenaikan harga minyak. Selain memberi dana segar, pemerintah menambah jatah program Raskin (Beras untuk Rakyat Miskin) dari 10 menjadi 15 kilogram selama sepuluh bulan.

Selain itu, pemerintah mensubsidi harga minyak goreng sebesar RP 2500/kilogram setiap dua bulan. "Mungkin saja ini (kenaikan harga kebutuhan pokok) efek psikologis (rencana kenaikan harga BBM)," kata Mari.

Menurut dia, pemerintah akan menjelaskan kebijakan lebih rinci pada pekan depan.

Pengamat ekonomi Indef Iman Sugema mengatakan pemerintah bisa tidak menaikkan harga BBM. Caranya, pemerintah menyelesaikan persoalan cos recovery yang nilainya mencapai Rp 19 triliun. Selain itu, penghematan anggaran kementerian/lembaga dapat menghasilkan dana sekitar Rp 25 triliun. "Sangat mungkin pemerintah tidak menaikkan harga BBM," ujarnya.

Dia menilai program BLT Plus merupakan program jangka pendek yang tidak menyelesaikan persoalan kemiskinan dan pengangguran. Dia meminta pemerintah menyiapkan menyiapkan lapangan kerja enam bulan setelah program BLT Plus diluncurkan."BLT PLus hanya akan membantu masyarakat cukup pingsan tapi tidak sampai meninggal akibat kenaikan harga minyak," katanya. Kurniasih Budi

Dari Arsip Majalah TEMPO
Puasa Sayur dan Buah, untuk Sementara  | 24 Mei 1999
Gula Impor Bila Si Manis Tak Kunjung Tiba  | 12 Pebruari 2001
Rayuan Pulau Kurang Kelapa | 05 Agustus 1978
Impor Dibuka Pabrik Ditutup | 24 Juni 1978
DPR & Harga | 19 Mei 1973
Krisis Bahan | 31 Maret 1973
Ratu Pelita Sedang Gundah | 28 Oktober 1972
Di Sini Beras Tak Laku | 19 Mei 1979
Fao Meramal, Bulog Senang | 02 Juni 1979
Air mineral lebih mahal daripada bensin | 11 Juli 1992
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Harga Barang Kebutuhan Pokok di Banten Mulai Naik
Sumatera Selatan Menyiapkan Operasi Pasar Sembako
Instrumen Stabilisasi Harga Bahan Pokok Disiapkan
Harga Beras Mulai Naik
PDIP Tetap Tolak Beras Impor
Pemerintah : Fluktuasi Harga Sembako Masih Dalam Batas Normal
Pemerintah Akan Bagi Beras Gratis di NTT
Menteri Perdagangan Sidak Pasar Grogol Jakarta Barat
Harga Barang di Pasar Modern Masih Stabil
DPRD NTB Bentuk Pokja
> selengkapnya...

Referensi

UU RI No.7 Thn.1996 Tentang Perlindungan Pangan
PP RI No.69 Thn.1999 Tentang Label Dan Iklan Pangan
Kepres RI No. 63 Thn.2003 Tentang Dewan Gula Indonesia
> selengkapnya...

Website

Departemen Pertanian

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk122859 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Pasokan Daya Listrik PLN Tidak Transparan
Ratusan Pengusaha Tionghoa Nyatakan Dukungan Pada Yudhoyono
Presiden Optimistis Indonesia akan Jadi Lumbung Padi
Dua Pejabat Kutai Kertanegara Ditahan
Suara NU Tentukan Putaran Kedua Pemilihan Gubernur Jawa Timur

<< May,2008>>
MSnSl RK JS
    01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data