|
TNI Harus Bicara Tentang Kerusuhan Mei
Selasa, 13 Mei 2008 | 15:37 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional Profesor Muladi menyatakan, Tentara Nasional Indonesia harus menjelaskan tentang kerusuhan Mei 10 tahun lalu. "Saatnya TNI harus berani bicara, untuk mengangkat harkat dan martabat mereka," ujarnya kepada wartawan di Kantor Lemhannas, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa.
Kesaksian mantan Komandan Korps Marinir Mayor Jenderal TNI (Purnawirawan) Soeharto, ia melanjutkan, patut dijadikan referensi dalam mengungkap kerusahan tersebut. "Dia pasti tahu," ujarnya. Menteri Kehakiman era pemerintahan BJ Habibie ini menyatakan tujuan pengungkapkan kasus ini supaya peristiwa serupa tidak terulang kembali.
Menanggapi sikap beberapa mantan petinggi TNI yang menolak dipanggil Komnas HAM, Muladi menyesalkan hal itu. "Menolak hadir, itu tidak benar." Namun, Muladi yang juga dikenal sebagai politisi Golkar ini juga mengingatkan Komnas HAM, "cara (pemanggilannya) harus mengedepankan rekonsiliasi," ujarnya.
Akbar Tri Kurniawan
INDEKS BERITA LAINNYA :
|