Harga Buku Naik Maksimal 30 Persen
Rabu, 14 Mei 2008 | 12:21 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Harga buku kemungkinan besar akan naik akibat adanya rencana kenaikan harga bahan bakar (BBM) bersubsidi. Kenaikan harga buku maksimal mencapai 30 persen jika kenaikan BBM ditetapkan pemerintah diantara kisaran 25 sampai 30 persen.
"Ini paralel dengan kenaikan distribusi dan kenaikan harga bahan baku kertas," ujar Ketua Ikatan Penerbit Buku Indonesia (Ikapi) Setia Dharma Madjid seusai bertemu dengan Wakil Presiden di Kantor Wapres, Rabu (14/5).
Menurut dia, kemungkinan harga buku tidak naik besar-besaran jika pemerintah memberikan insentif atau perlakuan khusus dengan tidak mengenakan pajak pertambahan nilai atau PPN. "Karena faktor paling penting adalah harga kertas, kalau naik terus ditambah ada kenaikan BBM, harga bisa lebih mahal," ujarnya.
Menurut Setia, pihaknya menyampaikan permohonan kepada Menteri Perindustrian agar pemerintah membebaskan PPN untuk kertas khusus buku supaya ketika kalau kertas naik harga buku tidak naik. "Kami tergantung pemerintah, tetapi kalau tak ada insentif maka harga buku terpaksa naik," ujar dia.
Harga bubur kertas dunia pada awal Mei ini tercatat mengalami kenaikan 37 persen menjadi USD 1.100 per ton dibandingkan periode yang sama senilai US$ 800 per ton.
Anton Aprianto





