Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Kenaikan Harga BBM Maksimal 30%
Rabu, 14 Mei 2008 | 23:49 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:
Pemerintah akan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) maksimal sebesar 30%. Kenaikan harga BBM akan dilaksanakan ketika program Bantuan Langsung Tunai (BLT) siap dilaksanakan.

"(Kenaikan harga BBM) diperkirakan akan bisa mengembalikan skenario Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2008," ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam konferensi pers usai Sidang Kabinet Paripurna di Kantor Presiden, Rabu (14/5) malam.

Menurut Menteri Sri, pemerintah telah menyediakan anggaran sebesar Rp 14,1 triliun untuk program BLT selama tujuh bulan, dan akan ditujukan kepada 19,1 juta rumah tangga sasaran.

Program BLT rencananya akan dilakukan mulai bulan Juni Desember 2008. "Dan sepanjang Januari sampai Desember 2009, BLT akan tetap dilaksanakan dan dimasukkan dalam Undang-Undang APBN 2009," ujar Sri Mulyani.

Pemerintah mengaku telah siap melaksanakan proram BLT yang akan dilakukan di sepuluh kota. "Hari ini pencetakan kartu BLT berlangsung di seluruh kota," kata Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah dalam kesempatan yang sama.

Sidang kabinet yang berlangsung sekitar 8 jam ini juga menghasilkan Instruksi Presiden (Inpres) No 3 tahun 2008 tentang penyiapan BLT sebagai kompensasi kenaikan BBM. Melalui Inpres ini, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menginstruksikan sembilan menteri untuk menyiapkan program BLT.

Menurut Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional Paskah Suzetta, Presiden menginstruksikan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Widodo AS untuk mengkoordinasikan langkah-langkah dalam menjaga keamanan dan ketertiban saat penyaluran BLT.
Presiden juga menginstruksikan Menteri Keuangan Sri Mulyani untuk menyediakan pendanaan dan pengendalian dalam program BLT.

Instruksi Presiden ditujukan pula kepada Menteri Bachtiar untuk segera menyalurkan BLT sesuai program yang disusun oleh Bappenas. Adapun Jaksa Agung Hendarman Supandji diinstruksikan untuk melakukan penegakan hukum terhadap penyimpangan pelaksanaan program BLT.

Melalui Inpres yang ditandatangai hari ini, Presiden juga menginstruksikan Panglima TNI Jendral DJoko Santoso untuk mendukung bantuan pengamanan Program BLT.

Kepada Badan Pusat Statistik, Presiden menginstruksikan agar menyediakan data Rumah Tangga Sasaran Penerima Program BLT. Sedangkan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) diinstruksikan untuk mengaudit penyaluran BLT. Inpres ini akan berakhir pada 31 Desember 2008.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat Aburizal Bakrie meminta waktu satu minggu agar para menteri yang diinstruksikan oleh Presiden melapor mengenai kesiapan BLT pada 23 Mei 2008.

"Pada tanggal 22 Mei seluruh pembagian kartu sudah selesai di daerah," kata Aburizal. Setelah mendapat laporan mengenai kesiapan BLT, maka Presiden akan menentukan kapan harga BBM akan dinaikkan. Fanny Febiana

Dari Arsip Majalah TEMPO
APBN-P 2005 (Tidak) Realistis? | 04 April 2005
Bisnis Sepekan | 04 April 2005
Berbelok di Tikungan Akhir | 28 Maret 2005
DPR Tidak Serius | 28 Maret 2005
Minyak Panas di Gedung Parlemen | 21 Maret 2005
Bisnis Sepekan | 21 Maret 2005
Kaum Miskin Ketinggalan | 21 Maret 2005
Tidak Akan Transparan | 14 Maret 2005
Bak Kembali ke Perut Bumi | 14 Maret 2005
Tergagap di Tingkat Lokal | 14 Maret 2005
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Boediono Tanggapi Pernyataan Megawati Soal Harga BBM
Kalla Minta Pengusaha Dukung Kenaikan Harga BBM
Kalla Tak Khawatir Turun Popularitas Seiring Kenaikan BBM
DPR Maklum Jika Pemerintah Menaikkan Harga BBM
Bappenas Usul Utang Negara Diperbesar
Anggaran Subsidi Minyak Terancam Kurang
Pemerintah Percepat Penghematan BBM dan Listrik
Pengusaha Desak Pemerintah Naikkan Harga Bahan Bakar
Banyak Kapal Asing Pencuri Ikan Gunakan BBM Bersubsidi
Pertamina Belum Tahu Anggota Stafnya Selewengkan BBM
> selengkapnya...

Referensi

Berpihak pada Orang Kaya
Siapa Boleh Membeli

Website

PT Pertamina

Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk123092 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

IPB Kembangkan Sentra Benih Kedelai di Luar Jawa
Diduga Perampok, Mobil Fortuner di Hancurkan Massa
Empat Calon DPD Sumatera Selatan Terancam Gugur
Verifikasi Faktual DPD Lampung Terancam Molor
Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah

<< May,2008>>
MSnSl RK JS
    01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data