Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Negara Berutang Pada Korban Kerusuhan Mei
Kamis, 15 Mei 2008 | 06:56 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Negara dinilai berutang terhadap para korban dan masyarakat dalam kerusuhan Mei 1998. Hingga saat ini pelaku kerusuhan belum terungkap.

"Ini utang negara terhadap korban dan seluruh rakyat," kata Lie Darmawan, dokter ahli bedah dari Rumah Sakit Husada, dalam acara Peringatan 10 Tahun Tragedi Kemanusiaan 13-15 Mei 1998, kemarin.

Lie mencontohkan, sebagai seorang dokter ketika melakukan operasi pada seorang pasien, ia bertanggungjawab penuh. Sehingga jika ada gunting yang tertinggal di perut pasien, si dokter yang bertanggungjawb.

Demikian halnya dengan keamanan, ketika terjadi kerusuhan maka orang yang memiliki otoritas terhadap keamanan yang seharusnya bertanggungjawab.
"Tapi sampai sekarang Pangdam nya tidak pernah diperiksa," kata Lie yang mengaku merawat beberapa korban perkosaan Mei 1998.

Direktur Elsam, Agung Putri mengatakan perlu kekayaan cara untuk menyelesaikan masalah kerusuhan. Perlu diketahui apa tujuan yang ingin dicapai, "hukum harus membuktikan secara fokus," katanya.

Para pemimpin perlu memiliki suatu itikad untuk menyelesaikan. Memberikan keadilan kepada korban, mengakui mereka, dan ada keinginan untuk menyelesaikannya, serta tidak mengulanginya lagi. Menurut Putri, hal itu juga penting selain menghukum pelakunya. Aqida Swamurti

Dari Arsip Majalah TEMPO
Prabowo di Sana, Wiranto di Sini | 29 Desember 1998
Dua Hari yang Menentukan | 29 Desember 1998
Special Rapporteur di Jakarta  | 01 Desember 1998
Fakta Lain tentang Pencari Fakta  | 10 November 1998
Misteri 14 Mei  | 10 November 1998
Rumah Politik FKKB  | 03 November 1998
Pemerkosaan, antara  | 27 Oktober 1998
Ledakan Itu Kini Terdengar Lirih  | 27 Oktober 1998
Tak Ada Konsensus di Narceaus  | 27 Oktober 1998
Penculikan Segera Dimahmilkan  | 20 Oktober 1998
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Muladi Bantah Syafrie Syamsudin Terlibat Peritiwa Mei 1998
DPR Harus Segera Beri Rekomendasi untuk Penyidikan Pelanggaran HAM
Keluarga Korban Penculikan Aktivis Pesimis
Dien Syamsudien : Beredar SMS Adu Domba
Gus Dur Kecam Sikap Diskriminatif Jusuf Kalla
Komnas HAM Diminta Bentuk Tim Gabungan Mei 98
Komnas HAM dan Kejagung Didesak Bentuk Tim Gabungan Kasus Mei
Koalisi LSM Desak Pembentukan Tim Gabungan Kasus Mei
Mahasiswa Trisakti Duduki Kejaksaan Agung
Komnas HAM: Tiga Pejabat Militer Bertanggung Jawab
> selengkapnya...

Website

Kepolisian Negara Republik Indonesia

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk123095 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Jawa Barat Lanjutkan Program Subsidi Kedelai
Hermawan Sulistyo Galang Golput Di Jawa Timur
Ralahalu-Assagaf Unggul dalam Pilkada Maluku
Pansus Pemekaran Bogor Barat Dibentuk
Kaum Muda Timor Leste Tuntut Pembebasan Mahasiswa

<< May,2008>>
MSnSl RK JS
    01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data