Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Fasilitas Umum Belum Berpihak Pada Penyandang Cacat
Minggu, 18 Mei 2008 | 20:53 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Akses fasilitas umum bagi penyandang cacat hanya tersedia 1 persen. Hingga saat ini belum ada standarisasi fasilitas umum bagi penyandang cacat. ”Salah satu contoh, halte untuk kendaraan umum. Terkadang masih terlalu sulit dijangkau penyandang cacat,” ujar Direktur Eksekutif Komite Advokasi Penyandang Cacat Indonesia (KAPCI), Rusmani Rusli, di sela-sela "Pelatihan Kepemimpinan Difavel III" di Balai Besar Rehabilitasi Vokalitas Bina Daksa, Cibinong, Jawa Barat, Minggu (18/5).

Padahal, menurut Rusmani, perlakuan anti-diskriminasi bagi penyandang cacat sudah diatur dalam Undang Undang Dasar dan Undang Undang Nomor 4 tahun 1997 tentang Penyandang Cacat. ”Tapi undang-undang itu sudah tidak bisa lagi mengakomodasi hak-hak penyandang cacat, kemudian tidak diimpelemntasikan dengan baik,” ujarnya.

Dari cara pandang pemenuhan hak asasi manusia, hak bagi penyandang cacat ada 300. Namun yang benar-benar terpenuhi hanya ada 5 hak. Salah satunya, menurut Rusmani, perdebatan konsentrasi terhadap bidang pendidikan. Bahkan, kata dia, ada salah satu sekolah menengah umum di Jakarta dengan standar inklusi, mengadakan ujian nasional, tapi soalnya tidak bisa dibaca oleh siswa penyandang tuna netra.

Sebab itu, menurut Rusmani, akses bagi penyandang cacat untuk menggunakan fasilitas umum seolah-olah terhambat karena budaya. Mengatasi hambatan-hambatan inilah, pelatihan kepemimpinan diberikan. Hal itu agar para penyandang cacat tidak merasa berbeda dengan manusia lain. Pelatihan ini diikuti 150 peserta dari seluruh daerah di Indonesia. ”Siapa manusia yang ingin dilahirkan berbeda? Apalagi kecacatan itu bisa menimpa siapa saja,” kata dia.

Cheta Nilawaty


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk123283 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Pasokan Daya Listrik PLN Tidak Transparan
Ratusan Pengusaha Tionghoa Nyatakan Dukungan Pada Yudhoyono
Presiden Optimistis Indonesia akan Jadi Lumbung Padi
Dua Pejabat Kutai Kertanegara Ditahan
Suara NU Tentukan Putaran Kedua Pemilihan Gubernur Jawa Timur

<< May,2008>>
MSnSl RK JS
    01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data