DPRD Jabar Tolak Kenaikan BBM

Senin, 19 Mei 2008 | 21:24 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Rapat Panitia Musyawarah (Panmus) yang dihadiri oleh seluruh fraksi di DPRD Jawa Barat hari ini resmi memutuskan menolak rencana pemerintah menaikkan harga bahan baker minyak (BBM). “Suratnya akan segera dikirimkan ke pemerintah pusat dan DPR RI,” kata Rahadi Zakaria, anggota Panmus dari Fraksi PDI Perjuangan, Senin (19/5).

Menurut Rahardi, rapat memutuskan tidak perlu menggelar Rapat khusus memutuskan sikap lembaga yang menolak rencana pemerintah pusat itu. Alasannya, dalam Rapat Paripurna yang mengagendakan tanggapan fraksi atas Rancangan Peraturan Daerah – sebagian besar fraksi menyatakan penolakannya.

Keputusna Panmus itu kini tengah disusun suratnya dan secepatnya akan ditandangani oleh Ketua DPRD Jawa Barat. “Isinya meminta pemerintah pusat untuk tidak memberlakukan rencana menaikkan harga BBM,” katanya.

Sekretaris Fraksi Golkar Abdul Manan yang hadir dalam Rapat Panmus itu mengatakan, fraksinya juga ikut menolak rencana kenaikan BBM oleh pemerintah. “Itu sikap fraksi, tidak ada urusannya dengan Ketua Umum (Jusuf Kalla),” katanya.

Menurut Manan, fraksinya menganggap, rencana menaikkan BBM yang disokong Jusuf Kalla, disuarakan dalam kapasitas sebagai Wakil Presiden. “Itu konsekwensi beliau sebagai pemimpin,” katanya.

Manan menambahkan, dalam surat penolakan yang akan dilayangkan pada pemerintah pusat dan DPR RI itu, disertai beberapa catatan. Dia menuturkan, di antaranya, meminta pemerintah mengefektifkan penghematan, mengusahakan penjadwalan pembayaran utang luar negeri, dan pemberlakukan pajak progresif. “Untuk menyelamatkan APBN, tidak perlu sampai menaikkan BBM,” katanya.

Ahmad Fikri

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :