Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Istri Pengetik Naskah Proklamasi Meninggal
Selasa, 20 Mei 2008 | 23:38 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Surastri Karma Trimurti, 96 tahun, istri pengetik naskah Proklamasi Sayuti Melik, meninggal di Rumah Sakit Angkatan Darat Gatoto Subroto Jakarta sekitar pukul 18.30 WIB Selasa (20/5).

Menurut seorang menantunya, Reasy, SK Trimurti sakit sejak lama. Sebelum meninggal, SK Trimurti beberapa kali muntah darah. Istri dari Heru Baskoro (anak SK Trimurti) ini mengatakan jenazah almarhumah SK Trimurti akan disemayamkan di Gedung Pola.

"Besok (Rabu 21/5) akan dikebumikan di Taman Makanmm Pahlawan Kalibata usai shalat dzuhur," katanya.

Trimurti beberapa kali masuk rumah sakit dalam beberapa bulan terakhir. Ia masuk RSPAD antara Februari hingga Maret 2008.

SK Trimurti lahir di Boyolali, 11 Mei 1912. Pernah belajar di Universitas Indonesia, ia pernah melakukan penelitian di University Of California tahun 1982.

Pernah mengajar di sekolah putri di Solo dan Banyumas, serta sekolah dasar di Bandung, semasa muda Trimurti sudah aktif menjadi pejuang kemerdekaan di Partindo tahun 1933.

Dia aktif juga di Gerindo (1935-1936), Pengurus di PB Marhaeni (1936-1939), pengurus besar Gabungan Serikat Kerja Partikelir Indonesia (1941), anggota Putera (1943), anggota Jawa Hokokai Honshu dan anggota Komite nasional Indonesia Pusat (1945), Pengurus Partai Buruh Indonesia (1946-1948).

Ia menjadi Menteri Perburuhan (1947-1948), anggota Dewan nasional RI dan Dewan Perencanaan Nasional. Dia juga pernah ke Yugoslavia mempelajari manajemen kerja dan perbandingan sistem ekonomi negara sosialis.

SK Trimurti pernah dihukum Belanda karena tulisannya ketika aktif dalam pergerakan dan aktif memperjuangkan hak perempuan. Saat menjabat menteri perburuhan dia mengeluarkan kebijakan semacam cuti haid bagi buruh pemetik teh.

Istri Sayuti Melik merupakan pendiri Gerakan Wanita Sedar. Pada masa senjanya beliau ikut aktif dalam Petisi 50.

DIAN YULIASTUTI

Dari Arsip Majalah TEMPO
Perginya Sosok Teduh, Buya Ismail | 04 April 2005
Mengenang Kuntowijoyo Membangun Jembatan | 28 Pebruari 2005
Dia yang Tak Pernah Takluk | 28 Pebruari 2005
Pastor Jenaka yang Tajam | 28 Pebruari 2005
In Memoriam | 28 Pebruari 2005
Album | 28 Pebruari 2005
Pak Kiyuk Telah Tiada  | 08 Desember 1998
Album | 17 Januari 2005
Meninggal  | 10 November 1998
Meninggal  | 13 Oktober 1998
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Hatta Radjasa Melayat SK Trimurti
Jenazah Ali Sadikin Diterbangkan Besok Pagi
Jenazah Bang Ali Dimakamkan Besok
Rumah Duka Sophan Sophian Dikerumuni Wartawan
Sophan Meninggal Dalam Perjalanan Ke Rumah Sakit
Sophan Sophian Ingin Jadi Duta Besar
Keluarga Sudah Menerima Kabar Sophan Sophian Meninggal
Keluarga Masih Menunggu Kabar Meninggalnya Sophan Sophian
Politikus Sophan Sophian Dikabarkan Meninggal
Prof Otto Soemarwoto Dimakamkan Siang Ini
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk123350 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< May,2008>>
MSnSl RK JS
    01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data