Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Kalla: Periksa Kutil Aja ke Singapura
Kamis, 22 Mei 2008 | 13:36 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta agar dokter Indonesia bangkit dan berani unjuk gigi untuk bersaing dengan para dokter di luar negeri. Ia menilai sudah seabad kebangkitan nasional, Indonesia masih tertinggal dari Singapura dan Malaysia di bidang kedokteran.

"Masa periksa kutil aja harus ke Singapura," kata Kalla dalam Seminar International Seabad Kebangkitan Nasional di Gedung Stovia Jakarta yang diselenggarakan Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Kamis (22/5). Lima persen dari orang-orang kaya di Indonesia, ujar Kalla, lebih memilih berobat ke Singapura.

"Saya yakin bukan karena otak yang beda, tetapi pelayanan dan kepercayaan, kita kalah senyum dengan mereka," tegas Kalla. Ia pun meminta agar kepercayaan dan pelayanan dokter dan tenaga rumah sakit ditingkatkan.

"Ini juga berkaitan dengan harga diri bangsa, seharusnya dokter sekarang lebih maju dari dokter Wahidin," kata Kalla. Pemerintah pun, kata Kalla, tahun lalu sudah menganggarkan dana Rp 400 miliar untuk mendidik dokter Indonesia. Anton Aprianto

Dari Arsip Majalah TEMPO
Antara Quinlan dan Agian | 01 November 2004
Yang Dituding Tak Melindungi Pasien | 11 Oktober 2004
Eliminasi Kemampuan Rohani Calon Presiden  | 26 April 2004
Melindungi Pasien dengan Hukum  | 22 Maret 2004
Mengawasi 'Wakil Tuhan'  | 22 Maret 2004
Melanggar Rambu, Mencetak Dokter  | 25 Juni 2001
Cerita Lama versi Baru  | 11 Juni 2001
Empat Dokter dan Kesehatan Presiden  | 21 Mei 2001
Dari Jantung ke Impotensi  | 05 Maret 2001
Skandal Jual-Beli Organ Atas Nama Riset Kedokteran  | 12 Pebruari 2001
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

IDI Usulkan Perbaikan Sistem Pelayanan Kesehatan
Dokter Tidak Tahu Imbauan IDI
IDI Imbau Dokter Gratiskan Pengobatan
IDI Minta Pemerintah Atur Etika Iklan Kesehatan
IDI: Indonesia Kekurangan Dokter
IDI Adukan Penganiayaan Dokter di Penjara Wirogunan Kepada Wapres
IDI Usulkan Pembentukan Dokter Keluarga
Gugatan Malpraktik Terhadap Tiga Rumah Sakit Kandas
IDI: Tugas Dokter Selalu Beresiko
LBH Kesehatan Laporkan Malpraktek Dokter ke Polda Metro Jaya
> selengkapnya...

Referensi

Baku Tuding Malapraktek
Sebaran Demam Berdarah Dengue 1968 - 2003

Website

Ikatan Dokter Indonesia (IDI)

Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk123482 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< May,2008>>
MSnSl RK JS
    01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data