BBM Naik, BOS tak Ikut Naik

Minggu, 25 Mei 2008 | 16:45 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Direktur Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Suyanto menyatakan pemerintah belum membicarakan kenaikan Biaya Operasional Sekolah (BOS) walaupun harga kebutuhan sekolah akan naik seiring naiknya harga bahan bakar minyak (BBM).

"Dalam APBN-P, BOS sudah diperjuangkan untuk tidak dikurangi saat anggaran lain dipotong. Sulit untuk menaikkan BOS tahun ini," ujar dia kepada Tempo, Ahad (25/5).

Kemungkinan untuk menaikkan dana BOS, Suyanto melanjutkan, akan terus diperjuangkan. "Mungkin pada APBN tahun depan."

Anggota Komisi Pendidikan dari Fraksi Golkar Anwar Arifin menyatakan penambahan dana BOS belum dibicarakan secara resmi di tingkat komisi. "Tapi memang seharusnya ada penambahan," kata dia. Namun, penambahan tidak bisa dilakukan secepatnya.

Anggaran pendidkan telah ditetapkan, kemungkinan untuk mengubah hanya ada di APBN Perubahan karena BOS tidak mungkin diambil dari pos anggaran lain. "Jika ada, mungkin sekitar Agustus," ujarnya.

Wakil Ketua Komisi Pendidikan dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Heri Akhmadi menambahkan, DPR dan pemerintah sudah sepakat untuk tidak memotong alokasi dana BOS. "Kalau untuk menaikkan, agak sulit," kata dia. Reh Atemalem Susanti

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
  • Gak perlu Dinaekan

    pemerintah gak perlu menaekan BOS tahun ini, terlalu mengada ngada, biar sekolah mau memanage sumber lain... jangan terlalu empativ, kadang dibawah juga rawan penyelewengan, Pemerintah sih asal dan kurang ketat kepada sekolah dalam hal LPJ Sekolah.
    Pengirim : ridwan hartiwan di Subang
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :