Yudhoyono: Kepemimpinan bukan Soal Popularitas
Senin, 26 Mei 2008 | 11:21 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mempertahankan keputusannya menaikkan harga BBM. "Kepemimpinan bukan berarti mengambil pilihan yang paling populer tapi mengambil pilihan yang paling baik bagi bangsa," katanya saat memberi sambutan di acara pembukaan Indonesian Regional Investment Forum di Ritz Carlton, Pacific Place, Jakarta, Senin (26/5).
Kenaikan harga minyak dunia, yang mencapai U$ 135/barel, kata dia, adalah harga tertinggi dalam sejarah. "Jika tak menaikan harga BBM, ekonomi nasional bisa ambruk seperti pada 1997 dulu," katanya dalam bahasa Inggris.
Presiden mengajak ratusan pengusaha dari 20 negara peserta IRIF menncari mitra lokal dan menanam investasi. "Pemerintah hanya menjadi mak comblang yang akan berbahagia kalau kalian menemukan jodoh," katanya.
Acara IRIF diadakan Dewan Perwakilan Daerah dan dihadiri ratusan kepala daerah.
bhm




Komentar Anda :