Tim UGM Batal Bertemu Presiden
Jum'at, 30 Mei 2008 | 16:38 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Tim Universitas Gajah Mada batal bertemu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. "Hari ini rencananya ada makan siang dengan pakar-pakar energi membahas isu-isu energi alternatif dan penghematan energi," kata Juru Bicara Kepresidenan Andi Mallarangeng di Istana Negara, Jakarta, Jum'at (30/5). "Tetapi ternyata sampai sekarang Presiden masih batuk-batuk."
Presiden, kata Andi, telah disarankan beristirahat dan mengurangi aktivitas yang mengeluarkan terlalu banyak suara. "Sehingga (acara) hari ini tidak jadi dan kami carikan waktu lain. Mudah-mudahan Senin bisa dilakukan," kata Andi.
Jadwal Presiden hari ini, kata Andi, pertemuan Dewan Pertimbangan Presiden puklul 14.00 WIB.
Andi mengaku tak mengingat nama ilmuwan yang dipanggil Presiden. "Saya nggak ingat, kebetulan bidang saya sosial politik," kata Andi.
Presiden, kata Andi, memang biasa bertemu dalam bentuk makan siang bersama tokoh. Isu yang seharusnya dibahas hari ini pun tidak dikhususkan pada topik blue energy.
"Nggak, isu-isu energi secara keseluruhan. Tapi Presiden pada dasarnya selalu terbuka, open minded terhadap terobosan-terobosan dari anak bangsa tentang teknologi dan ilmu pengetahuan, baik dalam bidang energi, bibit unggul, ICT (Information and Communication Technology), komputer, dan sebagainya," kata Andi.
Andi mengakui bahwa Presiden memang pernah dipresentasikan mengenai blue energy. "Urusan tindak lanjutnya dan komersialisasinya, soal berhasil atau tidak berhasil, itu soal lain," kata Andi.
Tim UGM yang terdiri dari Kepala Pusat Studi Energi UGM Sudiartono, Rektor UGM Profesor Sudjarwadi, Ketua Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik UGM Tumiran, dan peneliti reaktor nuklir pada Fakultas Teknik Jurusan Teknik Fisika UGM Dr. Ing Sihana hari ini rencananya bertemu Presiden untuk membeberkan penipuan yang dilakukan Joko Suprapto mengenai penelitian blue energy.
FANNY FEBIANA




Komentar Anda :