close

FPI Menolak Dibubarkan

Senin, 02 Juni 2008 | 21:25 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Ketua Front Pembela Islam Habib Rizieq Shihab menolak pembubaran lembaganya, walaupun banyak desakan kepada pemerintah untuk melakukan tindakan itu. Rizieq mengklaim desakan pembubaran hanya berasal dari segelintir masyarakat Indonesia.

"Gus Dur waktu jadi presiden mau membubarkan FPI, tapi tidak pernah bisa. Justru Gus Dur yang jatuh dari kursi presiden. Ngurus PKB aja pecah, kok mau membubarkan FPI," ujar Habib kepada wartawan di rumahnya Senin (2/6) malam.

Habib Rizieq bahkan menilai yang meminta pembubaran FPI hanya dari LSM dan antek-antek asing. "Yang minta pembubaran FPI hanya untuk kepentingan perut mereka saja," ujarnya.

Selanjutnya Rizieq meminta Presiden Yudhoyono dan Wakil Presiden Jusuf Kalla agar bersikap bijak dan arif sebelum mengiyakan desakan pembubaran FPI. "SBY, JK, jangan hanya melihat dari pemberitaan media kemarin," ujarnya.

Menurut Rizieq, insiden itu bermula karena ada provokasi dari pihak Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan. "Mereka menyebut FPI sebagai laskar setan, bahkan ada yang membawa senjata api," ujarnya.

Saat itu, menurut versi Rizieq, FPI sedang di depan Istana Negara bersama ormas Islam lain untuk demo kenaikan BBM.

Namun, ketika melintas di dekat aksi Aliansi Kebangsaan, salah seorang peserta aksi Aliansi yang sedang orasi menyebut FPI dengan sebutan "laskar setan". "Spontan FPI bertindak hingga terjadi insiden kemarin." Bayu Galih

  • Share on Facebook
  • Print
  • Send

Topik :

Komentar Anda [43] :

  • Keadilan

    Orang2 Setan adalah Orang2 Yang Mau Kemaksiatan Berjalan, Tempat2 Maksiat Tempatnya Setan, Aliran2 Sesat Biangnya Setan,Jawa Timur Tempat Ilmu2 Allah swt Saling Berhubungan Akan Selalu Membantu FPI yang berusaha menghancurkan Setan, Insya Allah Karena Akidah Mereka dibentengi untuk menghancurkan Setan, Karena orang Yang Mengaku Seiman Pasti senang dengan Adanya Laskar2 Yang memusuhi setan Karena Pasti Laskar ini dibantu Tuhan. ALLAHU AKBAR

  • Ikhlas,tawakal berjihad

    ALLAAHUAKBAR...!!!Allah akan BENCI jika umat islam dihina,dimaki,FPI berjuang untuk menumpas prilaku SETAN,manusia yang benci FPI,ARTINYA DIALAH sahabat IBLIS,SYAITAN karena MEMANG berhati & berprilaku SETAN,bisnis haram ga mau diganggu.WAHAAAI pembenci FPI,sadarlah jika KAU dapai laknat & musibah karena KAMU telah diLAKNAT ALLAH.BERTAUBATLAH...MANUSIA SETAN...BERGABUNGLAH DI MAJLIS TA'LIM FPI..BISMILLAAH FPI AKAN IKHLAS,TAWAKAL DALAM menghadapi MUSUH2 Allah.


  • Fpi harus tegar

    Biarpun dicerca,dihina,wahai seluruh laskar FPI,tetap berjiwa besar bagai pendekar rasulullah,kuatkan iman,HANCURKAN prilaku yang hanya berkedok islam palsu,tapi berprilaku kafir,setan,iblis.Jika mungkin kibarkan BENDERA FPI SELURUH NEGERI.ALLAHUAKBAR.TEGARKAN HATI,SABAR,ALLAH YAKIN MELINDUNGI KITA,KARENA BUKTI NYATA mereka akan menghancurkan agama Allah,benci FPI karena mereka KAFIR,SETAN,IBLIS NYATA.BERJUANGLAH SAUDARA ISLAMKU FPI.....

  • Fpi setan

    fpi dan rizieq adalah kumpulan setan dan kepala setan,sudah disumpahi jutaan orang agar mati sengsara serta masuk neraka.tidak pantas jadi manusia,cuma pakai sorban dan mengataskan agama.rizieq,kamu ini sudah berapa banyak sakiti orang dan membuat orang dendam,apakah ada agama yg memperbolehkan menyakiti bahkan menhilangkan nyawa manusia?

  • Fpi preman kampung

    FPI itu lucu, kalian mengatasnamakan agama islam apa yang kalian lakukan…kalian yang sebenarnya yang harus di hancurkan dan di bumi hanguskan. kalian orang yang ngak punya otak!! sekumpulan orang2 munafik. klo lho semua emang brani gue tangtang lho buat rusuh di surabaya. gue yang akan ladeni yang namanya habib risieq.gue hancurin lho keparat!!!!!!!!!!!!!!!

1 2 3 4 5 6 7 8 9
Kirim Komentar

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan