close

Undang Menristek dan Insinyur, Djoko "Blue" Energy akan Demokan Temuannya

Kamis, 19 Juni 2008 | 07:58 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:

Untuk membuktikan dua temuannya tentang energi bahan bakar minyak alternatif dengan salah satu bahan dasarnya air dan travo pembangkit listrik, Djoko Suprapto, 48, akan mengundang sejumlah ilmuwan dan para tekhnolog di Indonesia, Kamis (19/4) siang.


Warga Dusun Turi, Desa Ngadiboyo, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur itu akan mempresentasikan temuannya secara lebih terbuka dengan jumlah khalayak lebih banyak. Berbeda dengan uji coba pembuktian yang dilakukannya kemarin siang yang hanya diikuti sekitar 25 orang saja.

"Ada kemungkinan proses pembuktian juga mengundang Menteri Riset dan Tekhnologi Kusmayanto Kadiman. Tapi belum bisa dipastikan kehadirannya," kata Catur Suryadi staf bagian hubungan masyarakat (Humas) tim Djoko.

Selain dari kementrian Ristek, Djoko juga mengundang para ilmuwan dari PII (Persatuan Insinyur Indonesia) dan METI (Masyarakat Tekhnologi Terbarukan Indonesia) serta sejumlah peneliti dan pemerhati teknologi. Undangan telah disebarkan melalui jalur personal ke masing-masing pihak.

"Bapak (Djoko) menjadwalkan pelaksanaan pembuktian temuan secara lebih komprehensif pada pukul 14.00 wib. Masyarakat luas yang berminat juga dipersilahkan untuk mengikuti acara ini. Besok merupakan pembuktian pamungkas," kata Catur Suryadi.

Menurut Catur, inti dari pembuktian yang akan dilakukan lelaki yang menamai rumahnya dengan 'Padepokan Jodhipati’ itu adalah soal mengubah air sebagai salah satu bahan baku alternatif menjadi bahan bakar minyak murah. "Prinsipnya air bisa dipisah molekulnya menjadi bahan bakar alternatif setelah dipisahkan oleh katalis-katalis tertentu," terang Catur.

Hingga Rabu (18/6) malam, proses persiapan terus dilakukan tim Djoko. Sejumlah aktifitas terus berjalan, baik di kediaman Djoko maupun di bengkelnya yang berjarak sekitar 200 meter dari rumah. Namun mereka tidak bersedia memberikan komentar apapun terkait pelaksanaan pembuktian temuan besok siang. Siapapun dilarang mendekati tim yang sedang bekerja itu.

"Lebih jelasnya temuan saya akan saya presentasikan besok. Buktikan saja sendiri. Jangan tanya sekarang ya," kata Djoko di sela-sela melakukan uji coba.

Menjelang proses pembuktian, penjagaan juga ditingkatkan. Para penjaga rumah Djoko, abdi dalem serta sejumlah aparat keamanan berbaju preman (sipil) menanyai orang asing yang mendektai rumah Djoko.

"Silahkan lapor di pos penjagaan. Ada urusan apa datang ke sini," kata salah seorang penjaga kepada seorang warga sekitar yang ingin melihat apa yang terjadi di rumah Djoko.

Dwidjo Maksum/Tempo Newsroom

  • Share on Facebook
  • Print
  • Send

Komentar Anda :

Kirim Komentar

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan