Presiden : Subsidi Pangan Ditambah

Kamis, 24 Juli 2008 | 15:14 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memprioritaskan keterjangkauan harga pangan hingga 2009. "Ini artinya kita akan terus mengerahkan anggaran, memberikan subsidi, dan berbagai program nyata untuk meningkatkan pertanian," kata Presiden saat membuka Pekan Padi Nasional III di Subang, Jawa Barat, Kamis (24/7).

Prioritas itu, kata dia, telah ditetapkan pada sidang kabinet paripurna yang dihadiri menteri dan pejabat negara, pada Selasa lalu di kantor Sekretariat Negara.

"Dalam sidang itu, Saya tetapkan pangan, ketahanan pangan, keterjangkauan harga pangan merupakan prioritas untuk dapat kita capai tahun 2008 dan 2009," katanya.

Untuk mendukung itu, katanya, maka subsidi untuk pupuk ditambah. Tahun 2007 subsidi pupuk sebesar Rp 8,7 triliun. Sementara tahun 2008 ditambah menjadi 14,6 triliun. Untuk tahun 2009 diusulkan ditambah menjadi Rp 20,6 triliun.

Subsidi untuk benih juga ditambah. Subsidi benih pada tahun 2007 sebesar Rp 1 triliun. Tahun 2008 bertambah menjadi 1,4 triliun. "Tahun 2009 kita tingkatkan 1,5 triliun," katanya.

Ninin Damayanti

Topik :

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :