Tes HIV Sukarela Tak Efektif
Jum'at, 29 Agustus 2008 | 17:17 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Program pemerintah Voluntary Counselling Test atau klinik konseling dan tes secara sukarela dinilai tidak efektif mengungkap kasus penularan HIV AIDS. Tidak ada anjuran maupun kewajiban bagi masyarakat yang potensial mengidap.
Ikatan Dokter Indonesia menganjurkan pemerintah mengganti program VCT dengan Provider Initiated Conselling Testing. Dokter yang mendiagnosa pasien potensi mengidap HIV AIDS bisa menganjurkan pasien melakukan test,
"Kalau VCT dokter pasif menunggu pasien yang sukarela dites HIV AIDS," kata Pandu Riono, Ketua Bidang Penanggulangan Penyakit Menular IDI.
Pada konferensi AIDS Internasional ke- 17 di Mexico 3-8 Agustus lalu, PICT disepakati seluruh negara peserta agar menjadi kebijakan di masing-masing negara.
Jumlah penderita HIV AIDS di Indonesia saat ini diperkirakan mencapai 270 ribu orang. Tapi baru 10 persen yang terlaporkan dan kurang dari 14 ribu yang menjalani pemeriksaan serta mendapatkan akses pengobatan. Dengan PICT diharapkan jumlah pengidap yang terdeteksi akan mendekati angka 270 ribu.
Aqida Swamurti




Komentar Anda :