Wakil Presiden Minta KPU Kurangi Jumlah Negara yang Dikunjungi
Jum'at, 05 September 2008 | 18:24 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Pemerintah berpendapat Komisi Pemilihan Umum mengurangi jumlah negara yang akan dikunjungi terkait sosialisasi pemilihan 2009. KPU harus memprioritaskan kunjungan ke negara-negara yang memiliki jumlah warga negara Indonesia cukup banyak. "Tapi itu dikembalikan ke KPU. Karena KPU lembaga independen yang menyelenggarakan pemilu," kata Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam jumpa pers di Kantor Wakil Presiden, Jumat (5/9). Pernyataan ini menanggapi rencana Komisi Pemilihan Umum melakukan sosialisasi pemilihan umum ke 14 negara.
Kalla mengatakan negara yang banyak terdapat warga negara Indonesia di antaranya adalah Malaysia, Brunei, Hongkong, Amerika Serikat, dan Arab Saudi. KPU, kata dia, harus mempertimbangkan kembali kunjungan ke negara yang memiliki WNI sedikit seperti Afrika Selatan. "Kalau di Malaysia, jumlah WNI sama dengan jumlah penduduk Maluku Utara dan Gorontalo dijadikan satu," katanya.




Komentar Anda [1] :