close

Lukman Edi: Kantor PKB Kalibata Dipenuhi Preman

Senin, 08 September 2008 | 06:53 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Sekretaris Jenderal Dewan Tanfidz Partai Kebangkitan Bangsa Lukman Edi mengatakan Kalibata yang diplot sebagai kantor Dewan Pimpinan Pusat PKB oleh kubu Gus Dur digawangi banyak preman.

"Kalibata dijajah 50 orang preman," ujar Edi ketika dihubungi lewat telepon Minggu malam (7/9).

Hal itu, kata Edi, jelas mengganggu aktivitas kadernya dalam rangka mensolidkan partai jelang pemilu. "Bukan tempatnya preman di situ," tuturnya.

Di lain sisi, silang pendapat siapa yang benar terkait putusan sela Pengadilan Tata Usaha Negara perkara nomor 122/G/2008/PTUN-JKT terus menjadi bulan-bulanan kedua kubu, Muhaimin dan Gus Dur.

Menurut Edi, putusan sela memang dikeluarkan sebelum ada proses pengadilan. "Permintaan penggugat dikabulkan," ujar Edi.

Namun, satu hari kemudian (4/9) Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia mengeluarkan surat keterangan yang menyatakan menerima perubahan kantor DPP dari Kalibata ke Sukabumi. "Surat keterangan Depkumham menganulir putusan PTUN," ujar Edi.

Lalu, saat disinggung apakah konstituen PKB bergejolak dengan adanya konflik berkepanjangan ini, Edi melihat bahwa kader di daerah sudah bisa menilai. "Konstituen cukup rasional dalam memandang siapa yang benar," tutur Edi.

HERU TRIYONO

  • Share on Facebook
  • Print
  • Send

Topik :

Komentar Anda :

Kirim Komentar

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan