close

Presiden Minta Produsen Produk Dalam Negeri Berinovasi

Rabu, 07 Januari 2009 | 12:44 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mendorong para pelaku usaha melakukan inovasi terhadap produk dalam negeri dalam menghadapi krisi finansial global 2008. Produk dalam negeri harus kompetitif dengan produk impor sejenis agar bisa mengamankan pasar domestik.

"Kalau produk dalam negeri lebih mahal dibandingkan produk impor dari negara lain, lalu kita memaksa untuk membeli produk dalam negeri, rasanya tidak adil," kata Presiden Yudhoyono saat memberikan penghargaan Upakarti pada para pimpinan daerah dan pelaku usaha yang telah berjasa mengembngkan UMKM di Istana Negara.

Menurut Yudhoyono, produk dalam negeri harus kompetitif khususnya dalam kualitas dan harga. "Kalau kompetitif kan bisa dijual ke luar negeri, kalau lesu daya belinya bisa dijual di dalam negeri," kata Presiden.

Presiden meminta para pengusaha tak berlindung dibawah payung nasionalisme untuk membuka dan memperluas pasar produk Indonesia. Pemerintah akan menjaga gerak sektor riil supaya bisa menyerap tenaga kerja dan membatasi pengangguran. "Stimulus tidak hanya Rp 38 triliun dan Rp 12 triliun, kebijakan di sektor pajak dan kepabenan pada 2009 juga stimulus, saya minta itu juga dihitung," kata Presiden.

Pertumbuhan pada 2008 di sekitar 6 persen, kata Yudhoyono adalah sebuah indikator di tengah situasi menghadapi resesi ekonomi global saat ini. "Dunia usaha juga harus berempati kepada masyarakat, tidak hanya pemerintah yang memberikan stimulus ekonomi," kata Presiden. 

ANTON APRIANTO
 

  • Share on Facebook
  • Print
  • Send

Komentar Anda :

Kirim Komentar

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan