Ulama Indonesia Diminta Haramkan Produk AS dan Israel
Rabu, 07 Januari 2009 | 15:30 WIB
TEMPO Interaktif, Malang:Tiga ratusan umat Islam yang tergabung dalam Komite Umat Islam Anti-Amerika dan Israel (Kumail) dan Front Pembela Islam Malang berunjuk rasa mengutuk agresi Israel ke Palestina. Unjuk rasa dipusatkan di depan kantor parlemen setempat, Rabu (7/1).
Massa pendemo juga mendesak Pemerintah Mesir untuk segera membuka pintu perbatasan kedua negara di Rafah, sekaligus menunaikan kewajiban keagamaan dan kemanusiaan terhadap rakyat Palestina, juga mengakhiri persekongkolan Mesir dengan pemerintah Zionis Israel.
“Amerika Serikat dan Eropa harus ikut bertanggung jawab atas tragedi pembantaian atas penduduk Palestina di Gaza. Kami juga mengecam kebungkaman pemimpin negara-negara Arab. Kami menuntut OKI (Organisasi Konferensi Islam) harus bersatu menghentikan kejahatan HAM (Hak Asasi Manusia) Israel atas rakyat Palestina,” kata Bambang, juru bicara Kumail, Rabu (7/1).
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Badan Ahli Dewan Pimpinan Pusat Front Pembela Islam Anis Shihab menegaskan siap merekrut sukarelawan jihad atau mujahid sebanyak-banyaknya untuk segera dikirim ke Palestina. Ia mengklaim sudah puluhan orang Malang yang mendaftar. “Di seluruh Jawa Timur sudah ratusan orang yang mendaftarkan diri pada kami,” kata Anis.
ABDI PURMONO




Komentar Anda [5] :