close

Menteri Bantah Fenomena Ponari Akibat Buruknya Layanan Kesehatan

Senin, 16 Februari 2009 | 15:53 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Menteri Kesehatan Siti Fadillah Supari mengatakan luberan pasien Ponari, dukun cilik, bukan karena buruknya layanan kesehatan dan mahalnya biaya kesehatan, tapi karena masalah kepercayaan.

"Ini masalah belief, yang tidak rasional dan tidak scientific," tuturnya dalam rapat dengar pendapat di Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat, Senin (16/2).

Ponari, dukun cilik asal Jombang Jawa Timur menjadi fenomenal dengan pengobatan spritual yang didatangi pasien hingga 10 ribu orang per hari.

Menurut Menteri Siti, masyarakat sudah dari dahulu mempercayai hal-hal di luar rasionalitas. "Ada hubungannya dengan kejiwaan," imbuhnya. Hal ini, katanya, terlihat jelas ketika banyak pasien sakit yang minta doa oleh ahli-ahli agama.

Ia berharap batu yang digunakan segera dibuang. "Saya dengar akan dibuang ke lumpur Lapindo," ucap Menteri Siti.

DIANING SARI

  • Share on Facebook
  • Print
  • Send

Komentar Anda [3] :

  • Apa harus dikata

    Orang berobat butuhnya sembuh masuk akal atau tidak semua atas izin Allah itulah keyakinan muslim. Dokterpun ada yang berobat ke tabib, tabib berobat ke ulama, ulama berobat ke dokter ini nyata mengapa ribut-ribut al hasil sama saja yang penting jagalah hati supaya gak sirik.

  • Pelayanan sih oke

    Pelayanan sih bagus, Tapi harga obat dan dokter nggak tanggung2.

  • Munusia muslim gambang sekali dibodohi

    Manusia islam Jawa memang gamba ng sekali dibodohi dengan kepercayaan takyul,saya melihat keadaan semacam itu 'MEMANG MUDAH SEKALI MEREKA DIBODOHI KARENA KURANG PENDIDIKAN MAKLUMLAH ORANG-ORANG JAWA KAN BANYAK YANG BUTAH HURUF.

Kirim Komentar

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan