close

Polri Usut Bakrie Jika Ingkar Bayar Ganti Rugi

Jum'at, 20 Februari 2009 | 21:27 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Kepala Polri Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri menyatakan siap memproses Nirwan Bakrie, pengendali kelompok usaha Bakrie  jika ingkar janji dalam pembayaran ganti rugi korban lumpur Lapindo. "Kalau dari aspek yuridis nanti terpenuhi bahwa Pak Nirwan Bakrie ingkar, saya janji akan proses hukum kami lakukan," ujar Bambang saat bertemu dengan wakil warga korban lumpur, Jumat (20/2).

Menurut dia, pertemuan ini disaksikan banyak pihak dan diliput media massa. Dalam pertemuan di Kantor Menteri Pekerjaan Umum pihak Bakrie yang diwakili Nirwan Bakrie,  berjanji membayar Rp 15 juta bukan Rp 30 juta per berkas per keluarga per bulannya.

Dalam kesempatan tersebut perwakilan warga menyatakan pesimis janji Nirwan Bakrie dilaksanakan. Sebab, janji itu sudah sering diucapkan tidak saja di hadapan menteri. Di depan Presiden, kata warga, Nirwan Bakrie berbohong.

Terbukti janji mau bayar Rp 30 juta per bulan pada 3 Desember tahun lalu, sampai sekarang tak dibayar. waktu itu Nirwan berjanji di Istana Negara. Lantaran itu warga menyangsikan pelaksanaan janji itu karena selama ini pembayaran tidak lancar. "Di tempat kami ada 140 berkas untuk yang 20 persen pembayaran. itupun belum lunas dicicil," ujar Sunarto, salah satu warga.

Warga yang lain juga mempertanyakan pengawasan pelaksanaan percepatan pembangunan perumahan yang dijanjikan. Karena sampai saat ini mereka belum dapat menempati rumah tersebut. Tanggapan kelompok warga yang lain yakni Koalisi Korban Lumpur menyatakan belum menerima janji Nirwan. Dia meminta ketegasan pemerintah dan mendorong Dewan Perwakilan Rakyat.

DIAN YULIASTUTI / CORNILA

Info Grafis

  • Luberan Janji Lapindo

    Janji PT Minarak Lapindo Jaya membayar cicilan Rp 30 juta per bulan tidak kunjung terealisasi.

  • Presiden Kecewa terhadap Lapindo

    Presiden kemarin bahkan mulai kehilangan kesabaran dan langsung menyatakan kekecewaannya kepada Nirwan Bakrie

  • Mangkir Lagi

    Merasa terus dibohongi, Ahad lalu sekitar seribu korban lumpur pun bergerak ke Jakarta untuk unjuk rasa.

  • Share on Facebook
  • Print
  • Send

Komentar Anda [7] :

  • Aburizal dong

    Kok Nirwan yg dikejar? Harusnya kan Abudrizal Bakrie yg diusut!
    Sby cuma cuap2, padahal duit kampanye juga dari Bakrie (dicuci dulu dong)!

  • Weleh2

    BAkrie2 kok tega nian kalian menyengsarakan rakyat kecil yg sudah sekian th menunggu ganti rugi yg tak seberapa itu,apa ga takut kuwalat

  • Asal nyiapp...nyiappp

    Berani gak pak????jangan asal ngomong aja seperti kentuuuutt.

  • Omdo

    Polisi omdo, jangankan kapolri lha wong SBY aja ga dianggap oleh bakrie cs, coba lihat pernyataan presiden th lalu yg menjamin ganti rugi lunas dlm 3 bln tapi nyatanya sampai skr masalah tsb masih ruwet dan presiden juga diam saja karena SBY berhutang budi pada bakrie yg telah membiayai nya dlm pilpres 2004 lalu.

  • Pesimis

    pesimis bahwa polisi akan usut. kasus lumpurnya saja sudah tiga tahun tidak ada kepastian hukum. pemerintah terkesan " takut " kepada bakrie. Apalagi jelang pemilu 2009 banyak butuh dana kampanye.

1 2
Kirim Komentar

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan