close

Kapal Terbengkalai, Pejabat Saling Tuduh

Minggu, 07 September 2008 | 16:31 WIB

TEMPO Interaktif, Cirebon: Pemerintah Kota Cirebon saling lempar tanggungjawab. Hal ini terkait dengan terbengkalainya enam buah kapal senilai Rp 1,8 miliar.

Terbengkalainya enam buah kapal milik Pemerintah Provinsi Kota Cirebon membuat sejumlah pejabat saling lempar tuduhan. Sekretaris Daeah Kota CIrebon, Hasanuddin Manaf, misalnya. Saat dikonfirmasi siapa yang bertanggungjawab atas kapal-kapal tersebut, ia mengelak. Katanya, yang paling mengetahui persoalan kapal tersebut adalah dinas terkait.

Namun demikian, Kepala Bidang Kelautan Dinas Perikanan dan Kelautan Kota Cirebon, Didi Suryadi, membantahnya. Menurutnya, kapal-kapal tersebut merupakan tanggungjawab Seksi Perikanan.

"Saya kurang begitu mengerti masalah kapal, silahkan hubungi Kasi Perikanan," kata Didi.

Sementara Kepala Seksi Perikanan, Dedi Kusriyadi, tidak dapat dihubungi saat hendak dimintai keterangan. Telefon selulernya tidak aktif.

Seorang nelayan pesisir Kota Cirebon, Kadmira, mengaku bahwa pada awal 2007 lalu, ia dan rekan-rekan nelayan pernah dibentuk dalam kelompok-kelompok kecil. "Tujuannya untuk mengelola kapal itu," katanya.

Ivansyah

  • Share on Facebook
  • Print
  • Send

Komentar Anda :

Kirim Komentar

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan