Kantor Polisi Dibakar Warga
Senin, 10 April 2006 | 13:48 WIB
TEMPO Interaktif, Mataram:Mapolsek Labuapi di Kabupaten Lombok Barat diamuk warga Perampuan, Kecamatan Labuapi, kemarin petang. Kemarahan warga diakibatkan tewasnya Sanggar, 25 tahun, karena ditembak ketika jalan-jalan kemarin pagi selepas salat subuh.
Gedung Mapolsek Labupati yang terletak di atas tanah seluas 30 are itu tinggal tembok dan sebagian atap gentengnya yang utuh. Berkas-berkas dokumen, mesin ketik, televisi dan sebuah sepeda motor dinas hangus.
Enam orang polisi yang bertugas tidak mampu mengendalikan warga yang datang. Kepala Desa Karang Bongkot (Perampuan
Timur) Taufan juga tidak dapat meredakan kemarahan warganya. "Warga marah karena polisi kurang bijak," katanya.
Menurut Kapolres Lombok Barat Ajun Komisaris Besar I Gusti Bagus Suteja, Sanggar semula ditangkap anggota Buru Sergap (Buser) Reskrim Polres Lombok Barat sebagai salah seorang target operasi. Tim buser melakukan penyanggongan target utama pelaku pencurian dengan kekerasan (curas), Sadur, dari Desa Kebon Ayu Kecamatan Gerung, tetapi yang muncul Sanggar. "Karena dalam perjalanan melarikan diri, ya ditembak petugas setelah terjadi kejar-kejaran," ucap Suteja.
Salah seorang anggota keluarga korban, Haji Ishak, menyatakan keberatan atas tindakan polisi tersebut. "Kalau dia target operasi, ada proses hukumnya, bukan ditembak mati. Target operasi kan belum terbukti, harus ada pengadilan," ujarnya.
supriyanto khafid
Topik :






Komentar Anda :