Penderita Flu Burung di Surabaya Meninggal

Sabtu, 20 Mei 2006 | 14:58 WIB

TEMPO Interaktif, Surabaya:Seorang pasien suspect flu burung yang dirawat di Rumah Sakit Budi Mulia Surabaya meninggal. Lelaki berusia 20 tahun ini meninggal pukul 08.00 Sabtu (20/5).

Sebelum meninggal, pasien sempat dirawat di ruangan isolasi khusus penyakit menular di ruang 215 lantai 2 rumah sakit tersebut. Menurut Dr. Octdy Hendrawan, juru bicara Rumah Sakit Budi Mulia, pasien ini memiliki gejala flu burung seperti demam tinggi, batuk, serta sesak napas.

Selain itu pasien mengalami kadar gula dalam sel darah putihnya terus menurun. "Ini sudah menunjukkan gejala flu burung," ujarnya.

Pihak rumah sakit baru mengetahi gejala ini menjelang kematian pasien. Akibatnya, koordinasi yang dilakukan pihak rumah sakit dengan Rumah Sakit DR. Soetomo terlambat dan tidak bisa segera menolong pasien.

Jenazah pasien langsung diambil keluarganya pukul 10.30 WIB. Rumah sakit, kata Octdy, langsung mengirimkan sampel darah pasien ke Departemen Kesehatan untuk mengetahui positif tidaknya penderita terjangkiti flu burung.
Pihak rumah sakit belum mengetahui riwayat kesehatan korban di rumah tinggalnya.

Rohman Taufiq

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :