Warga Karo Protes Sebutan Daerah Flu Burung

Senin, 22 Mei 2006 | 22:16 WIB

TEMPO Interaktif, Medan:Warga di Kabupaten Karo, Sumatera Utara mendatangi gedung DPRD setempat menyampaikan penolakan atas sebutan daerah tertular flu burung. Sebutan itu dilontarkan pemerintah pusat menyusul sebanyak enam warga meninggal karena virus penyakit yang ditularkan unggas tersebut.

“Kami sakit hati dan tidak bisa menerima dengan akal sehat apa yang diumumkan pemerintah pusat. Di mana Kabupaten Karo sebagai daerah tertular flu burung atas meninggalnya 6 orang warga kami” ucap Leo Irfan Purba, kordinator aksi, Senin.

Masyarakat Karo, kata Leo, meminta bukti dari pemerintah secara transaparan yang mengatakan daerahnya adalah daerah tertular flu burung. Padahal, tak satupun unggas, ternak maupun pupuk tertularnya virus H5N1 itu. Leo menunding, pengumuman yang dilakukan pemerintah untuk mengucurkan dana bantuan dari APBN dan negara asing.

Wakil Komisi E DPRD Sumatera Utara, Rafriandi, mengatakan akan meminta pemerintah lebih terbuka untuk menyatakan hasil diagnosa korban dan penyebab flu burung. Ini penting agar masyarakat Sumatera Utara dan Karo tidak resah. “ Ini bisa berdampak luas kepada daerah” ucap Rafriandi.

Hambali Batubara

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :