Belanda Bantu Rp 60 Miliar Kepada Warga Sekitar Lahan Gambut
Minggu, 03 Desember 2006 | 12:39 WIB
TEMPO Interaktif, Palangkaraya: Pemerintah Kerajaan Belanda membantu dana kesehatan, pendidikan, pemberdayaan ekonomi kerakyatan kepada para warga sekitar bekas proyek lokasi lahan gambut sejuta hektar di Kalimantan Tengah. Total bantuan mencapai 5 juta Euro atau sekitar Rp 60 Miliar.
"Bantuan dana dari Pemerintah Belanda juga membantu Kalteng untuk pembuatan rencana induk (master Plan ) yang guna mengatur sistim air (water management) di areal eks PLG sejuta hektar tersebut," kata Gubernur Teras Narang, di Palangkaraya, Sabtu (2/11).
Dari hasil kunjungan tiga hari ke Belanda sejak 29 November lalu Pemerintah Kalimentan Tengah melakukan sejumlah kesepatakan dengan Pemerintah Kerajaan Belanda. Kesepakatan itu antara lain bantuan pemberdayakan masyarakat yang berada di sekitar eks proyek.
Pemerintah Belanda telah membuat master plan seluas 600 hektar hingga 800 hektar. Dengan master plan ini persoalan air di areal lahan gambut bisa selesai. Sehingga hutan dan lahan di Kalimantan Tengah tak akan lagi terbakar. Sekitar pertenghan Bulan Januari 2007, tim dari Belanda akan datang ke areal eks PLG sejuta hektar membuat master plan tadi. "Dan diharapkan pada akhir Bulan Maret master pelan eks PLG sejuta hektar selesai dibuat,” ujarnya.
Saat ini kekeringan di areal lahan gambut
sudah parah. Pemerintah setempat mulai khawatir terjadi kebakaran karena sistem tata air yang kurang baik dan kerusakan lingkungan di sana. Selain itu proyek menyebabkan sekitar 400 ribu hektar hutan tropica basah menjadi lahan terbuka.
Karana WW
Topik :






Komentar Anda :