Bojonegoro Keluhkan Wartawan Amplop

Selasa, 19 Desember 2006 | 02:03 WIB

TEMPO Interaktif, Bojonegoro:

Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur mengeluhkan maraknya wartawan bodrek yang beroperasi di daerah ini. Mereka berbekal kartu pers mendatangi instansi pemerintah sampai ke tingkat desa untuk meminta imbalan.

“Aksi mereka sudah sampai pada tahap meresahkan,” kata juru bicara Pemerintah Kabupaten Bojonegoro Joni
Nurharyanto di Bojonegoro pada Senin (18/120.

Menurut Joni, wartawan aktif yang terdaftar di Pemerintah Kabupaten Bojonegoro sekitar 30 orang. Tapi, jika ada acara resmi di kantor pemerintahan, jumlah mereka bisa berkali lipat.

Joni sudah mengingatkan instansi pemerintah di Kabupaten Bojonegoro untuk tidak terlampau serius melayani para wartawan amplop ini. sujatmiko

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
  • berantas bodrex

    begitu deh kalo dewan pers cuma sebatas imbauan, harusnya sosialisasi kontinew dan kampanye anti wartawan bodrex, tapi pemda juga salah sih, ngapain juga ngasih jatah wartawan, meskipun wartawan jelas, tul gak hehehe...
    Pengirim : roy di jakarta
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :