Dilaporkan Cabuli Bocah, Turis Belanda Ditahan Polisi
Rabu, 21 Maret 2007 | 14:30 WIB
TEMPO Interaktif, Denpasar:Robert Oort, (59 tahun), turis asal Belanda, saat ini mendekam di sel Polres Karangasem. Penahanan itu menyusul laporan dua siswa SD Munti Gunung, Tianyar Barat, Kubu Karangasem yang mengaku telah menjadi korban pencabulan.
Namun, menurut Ajun Komisari I Gede Selonog dari Polres Karangasem, Robert belum menjadi tersangka. "Kami masih memperkuat saksi-saksi dan bukti di lapangan," sebutnya, Rabu.
Sesuai Undang-undang, penetapan sebagai tersangka adalah selama 1 x 24 jam. Kedua korban I Putu Cu (13) dan I Kadek Ra (11) juga telah dimintakan visum ke RSUD Karangasem. Namun, polisi belum mendapatkan hasil visum tersebut.
Dalam laporan ke polisi, ayah korban, I Nyoman Sentana mengatakan, dirinya kenal dengan Robert di Kuta sekitar enam bulan lalu. Ayah korban bekerja di sebuah toko yang menjual baju dan kain di kawasan Kuta. Setelah
berkenalan, Robert minta ikut pulang ke Munti Gunung saat Sentana pulang kampung.
Lalu Robert meminta untuk menginap dan diberikan di sebuah kamar milik Sentana. Beberapa hari di rumah, Sentana balik bekerja ke Kuta sementara Robert masih tetap tinggal dan mengaku senang di sana karena bisa bermain dengan anak-anak.
Hubungan itu kemudian berkembang, karena Robert kemudian
seringkali bolak-balik ke Munti Gunung. Menjelang Nyepi, Minggu (18/3), Sentana pulang kampung ke Munti bersama Robert. Malam hari, ketika kedua anaknya diminta menemani Robert tidur, mereka menolak karena kerap mendapat per
lakuan tak senonoh. Robert membantah semua laporan
tersebut. Rofiqi Hasan
Topik :






Komentar Anda :