Pemerintah Yogyakarta Gelar Operasi Pasar Minyak Goreng

Sabtu, 12 Mei 2007 | 12:15 WIB

TEMPO Interaktif, Yogyakarta: Untuk mengendalikan harga minyak goreng yang terus merangkak naik, Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Provinsi DI Yogyakarta, Sabtu (12/5) menggelar operasi pasar. Harga minyak goreng jenis curah di Yogyakarta, saat ini berkisar antara Rp 7.700 hingga Rp 8.200 per liter. Sementara minyak goreng operasi pasar dijual dengan harga Rp 6.700 per liter.

"Di pasaran, harga minyak goreng cukup tinggi. Sebagian masyarakat mengeluh karena harga terus merangkak naik. Adanya permintaan dari berbagai kalangan, kami kemudian menggelar operasi pasar khusus minyak goreng," kata Kepala Bidang Perdagangan pada Disperindagkop DIY, Priyadi Ida Bagus.

Operasi pasar itu digelar di halaman kantor Disperindagkop DIY di Jalan Kusumanegara dan di halaman kantor Kecamatan Kotageda Yogyakarta. Dalam OP itu, pemerintah menyediakan enam drum minyak goreng curah sawit atau sebanyak 1.200 liter.

"Kami sengaja menggelar operasi pasar di halaman kantor dan bukan di pasar umum. Tujuannya, untuk menghindari pembelian yang dilakukan oleh pedagang minyak. Sebab sasaran dalam operasi pasar minyak goreng ini adalah masyarakat umum terutama dari kalangan ekonomi menengah ke bawah," kata dia.

Syaiful Amin

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :