Seluas 11 Ribu Hektar Hutan Lindung di Gunung Lawu Rawan Kebakaran
Rabu, 06 Juni 2007 | 21:08 WIB
TEMPO Interaktif, Madiun:Seluas 11 ribu hektar kawasan hutan lindung di Gunung Lawu, Jawa Timur rawan kebakaran. Terdiri dari seluas 5.354,7 hektar di Gunung Lawu bagian utara yang terletak di wilayah Kabupaten Ngawi dan seluas 5.719,4 hektar di Gunung Lawu bagian selatan yang terletak di wilayah Kabupaten Magetan.
"Setiap tahun pada musim kemarau didaerah tersebut selalu terjadi kebakaran," kata Mujiono, humas Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Lawu dan sekitarnya pada Tempo dikantornya, Rabu (6/6).
Ia menjelaskan didaerah tersebut banyak terdapat tanaman dan semak-semak kering yang mudah terbakar. "Namun pemicunya karena kesalahan manusia," tandasnya. Seringkali kebakaran disebabkan karena ulah warga ataupun pendaki gunung yang membuang puntung rokok sembarangan.
Kebakaran yang terjadi pada musim kemarau, lanjut Mujiono menyebabkan populasi flora dan fauna di kawasan hutan Lawu berkurang. Tanaman dikawasan tersebut adalah pinus, puspa, salam, kina dan kristania. Sedangkan fauna berupa babi hutan, monyet dan kijang akan dijumpai dikawasan tersebut. "Saat ini jumlah hewan mulai berkurang," tandasnya.
Mengantisipasi adanya kebakaran hutan, petugas KPH Lawu ds akan membuat ilaran atau menggali tanah sedalam setengah meter. Dimana, ilaran ini digunakan seabgai pembatas daerah yang rawan kebakaran dengan daerah
lainnya.
Selain itu, tambah Mujiono, KPH Lawu ds akan membuka posko penjaagaan kebakaran yang melibatkan masyarakat. Antisipasi kebakaran ini rencananya akan dilakukan pada Agustus ini.
Luas total hutan gunung Lawu adalah 52.385 hektar terdiri dari hutan produksi seluas 25.160,5 hektar, hutan lindung 26.477,3 hektar dan hutan non produksi seluas 747,2 hektar.
DINI MAWUNTYAS





Komentar Anda :