Unjuk Rasa Gelandangan di Jember Rusuh

Senin, 23 Juli 2007 | 17:08 WIB

TEMPO Interaktif, Jember: Unjuk rasa gelandangan dan pengemis yang bergabung dalam Serikat Rakyat Miskin Kota (SRMK) Jember ke Kantor DPRD Jember berakhir rusuh. Belasan gelandangan dan pengemis menjadi korban pemukulan aparat hingga babak belur.

Massa SMRK berunjuk rasa menuntut Pemerintah Kabupaten Jember memberikan lapangan pekerjaan. Mereka juga menolak aksi anarkis anggota Satuan Polisi Pamong Praja dan
polisi ketika merazia gelandangan dan pengemis di Jember selama ini.

Dalam aksi tersebut polisi memaksa membubarkan mereka ketika hendak menuju Gedung Dewan. Polisi menyatakan aksi ini membuat lalu lintas macet. Tapi, para gelandangan dan pengemis tetap pada pendirian mereka. Akibatnya terjadi bentrokan antara aparat dan pengunjuk rasa. Beberapa orang pingsan dan lainnya luka.

Kepala Bagian Operasi Polres Jember Ajun Komisaris Teduh dan Kepala Satuan Samapta Polres Jember Ajun Komisaris Rodiq menolak berkomentar tentang aksi anarkis anak buahnya. mahbub djunaidy

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :