Tanda Tangan Pejabat Samarinda Dipalsukan

Rabu, 16 Januari 2008 | 12:27 WIB

TEMPO Interaktif, Samarinda: Kepala Dinas Pendidikan Samarinda, Kalimantan Timur, Mugni Baharuddin menyatakan tanda tangan dirinya dalam proposal pengadaan komputer yang dibuat Syamsul bin Arbai palsu. "Tanda tangan saya di dokumen itu palsu," kata Mugni di Samarinda pada Rabu (16/1).

Syamsul merupakan kemenakan Wali Kota Samarinda Ahmad Amins yang ditangkap Polres Surabaya Timur pada Senin lalu. Syamsul diduga menjadi otak proyek fiktif yang merugikan H Safrani, pemilik PT Rosalia Mahesadewa.

Mugni mengatakan dirinya tidak pernah memberi informasi adanya proyek pengadaan komputer kepada Syamsul, adik Aminah Amins, istri Wali Kota Samarinda Achmad Amins. Kepada polisi yang memeriksanya pekan lalu, Mugni sudah menjelaskan pemalsuan tanda tangan tersebut.

Meski tanda tangannya dipalsukan dan mencoreng namanya, Mugni mengaku tidak akan menuntut balik Syamsul. Alasannya pelaku merupakan kerabat dekat Wali Kota Samarinda. "Tidak enaklah saya," katanya.

Sementara itu, Kepala Satuan Reserse Kriminal Poltabes Samarinda Komisaris Novi Irawan membenarkan pihaknya sudah memeriksa sejumlah pejabat Dinas Pendidikan Samarinda pada pekan lalu.

"Modus yang digunakan Syamsul adalah meminta uang kepada kontraktor dengan imbalan diberi proyek pengadaan 250 unit komputer," kata Novi Irawan. firman chiqo

Topik :






Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: