Ratusan Warga Kediri Terjangkit Penyakit Chikungunya
Sabtu, 02 Februari 2008 | 10:42 WIB
TEMPO Interaktif, Kediri:Hujan deras yang turun selama sepekan terakhir di Kabupaten dan Kota Kediri, Jawa Timur memicu munculnya wabah penyakit Chikungunya. Ratusan warga dua daerah itu menderita demam tinggi, pegal linu di seluruh persendian hingga terasa lumpuh.
"Kami sedang meneliti apakah serangan penyakit yang diderita warga itu benar-benar chikungunya ataukah akibat dari perubahan musim. Tapi mengingat serangannya begitu mewabah kami segera mengambil tindakan medis," kata dr Adi Laksono, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, Sabtu (2/2).
Selain melakukan koordinasi dengan Puskesmas setempat, Dinas Kesehatan meminta para korban segera dirujuk ke rumah sakit jika kondisinya memburuk.
Dari penelurusan Tempo, serangan chikungunya diantaranya merebak di wilayah Kecamatan Gampengrejo, Kabupaten Kediri. Salah satu desa yang puluhan warganya terkena chikungunya adalah Desa Sukorejo.
Sementara di Kota Kediri serangan chikungunya merebak di Kelurahan Lirboyo, Kecamatan Mojoroto. Sekitar 50 orang warga Jalan Sitihinggil menderita demam tinggi dan nyeri di seluruh tubuh hingga seperti lumpuh. Puluhan warga Kelurahan Bandar Kidul yang bertetangga dengan Lirboyo juga terkena imbas persebaran chikungunya.
Menurut Adi, nyamuk aedes aegypty sangat berbahaya sebagai penyebar chikungunya. Nyamuk tersebut juga sangat berpotensi menyebarkan wabah demam berdarah dengue (DBD).DWIDJO U. MAKSUM
Topik :






Komentar Anda :