Alur Pelayaran Baru Barito Dibangun

Selasa, 27 Mei 2008 | 14:58 WIB

TEMPO Interaktif, Banjarmasin:


Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan membangun alur pelayaran nasional baru sepanjang 15 kilometer di perairan Barito. Proyek senilai US$ 44 juta ini dimulai Juni hingga Desember 2008.

”Pembangunan alur pelayaran baru, jangan sampai gagal untuk yang kedua kalinya,” kata Gubernur Kalimantan Selatan, Rudy Arifin saat acara pelatakan batu pertama proyek tersebut di terminal penumpang pelabuhan Trisakti hari ini.

Alur pelayanan nasional baru kata Rudy, perlu dibangun karena tingginya jumlah kapal penumpang dan barang yang kandas di perairan Barito. "Sedikitnya delapan hingga sembilan kapal yang kandas dalam satu bulan,” kata Kepala
Administrator Pelabuhan Banjarmasin Supisman Zafar,
kepada Tempo hari ini.

Proyek ini dikerjakan oleh PT Ambang Barito Nusa Persada, bekerja sama dengan PT Sarana Daya Mandiri dan serta perusahaan Van Ord dari Belanda. "Alur baru juga
menggunakan desain alur Barito dari hasil survei Detec
Belanda tahun 1977," kata Direktur PT Ambang Barito Nusa Persada Kalsel Irhamsyah.

Alur pelayaran baru dibangun sepanjang 15 kilometer, dengan lebar dasar alur 100 meter dengan kedalaman sekitar 6 meter. Letak alur baru berada di sebelah timur alur pelayaran lama, sehingga tidak mengganggu arus transportasi kapal barang dan penumpang.

Khaidir Rahman

Topik :

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :