Bahan Peledak 3 Kilogram Ditemukan di Kuburan
Kamis, 03 Juli 2008 | 17:57 WIB
TEMPO Interaktif, Pandeglang:Bahan peledak seberat sekitar 3 kilogram ditemukan anggota Unit Kodim 0601 Pandeglang di sebuah kuburan di Kampung Siruang, Desa Pejamben, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten, sekitar 300 meter dari lokasi meledaknya bom ikan pada Selasa lalu.
Menurut Letnan Kolonel Infantri Kodim 0601 Pandeglang, Opan Sopandi, bahan peledak berupa potasium itu ditemukan sekitar pukul 10.30 WIB oleh jajarannya yang sedang melakukan pengembangan penyelidikan atas ledakan bom sebelumnya di daerah tersebut yang menewaskan dua orang. "Kami temukan dalam keadaan terbungkus plastik," kata dia.
Pihaknya langsung melaporkannya ke Polres Pandeglang. Tak lama kemudian, tim gegana Polda Banten datang ke lokasi untuk mengangkat bahan peledak itu. Setelah dinetralisir, petugas langsung membawanya ke Markas Polda Banten.
Kepala Kepolisian Daerah Banten, Brigadir Jenderal Rumiah, membenarkan penemuan bahan peledak itu. Ia menduga penemuan ini masih terkait dengan Sukardi yang diduga pemilik bom ikan yang meledak Selasa lalu. "Kami sedang kejar dia," kata Rumiah.
Pada Selasa (1/7) tepat di Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-62, sebuah ledakan bom ikan mengguncang Kampung Siruang menewaskan dua orang, yaitu Kobar bin Willy (15), seorang pelajar, dan Andri (16), juga seorang pelajar. Keduanya diduga tengah istirahat siang di gubuk milik Ny. Ipad yang tidak dihuni itu.
Hingga kini polisi masih memburu Sukardi, warga Indramayu, Jawa Barat, yang diduga pemilik bahan peledak dan bom ikan rakitan yang meledak itu. Menurut informasi, Sukardi baru sekitar empat bulan tinggal di kampung itu. Ia mengontrak sebuah rumah milik Ny. Itap, warga setempat.
Mabsuti Ibnu Marhas
Topik :






Komentar Anda :