Kekeringan di Banten Meluas

Rabu, 23 Juli 2008 | 11:28 WIB

TEMPO Interaktif, Serang:Dalam sebulan terakhir areal lahan pertanian yang mengalami kekeringan di Banten meluas. Pada bulan lalu kekeringan hanya mencapai 13.911 hektare sawah. Namun, pada pekan ketiga Juli ini telah mencapai 24.142 hektare.

"3.922 hektare terancam puso atau gagal panen," kata Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Holtikultura Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Banten, Agus Muhamad Tauchid, Rabu (23/7).

Menurut Agus, dari luas lahan pertanian yang mengalami kekeringan dan puso itu, paling banyak terdapat di Kabupaten Pandeglang, yakni 17.722 hektare dan puso 2.271 hektare. Di Kabupaten Serang terkena 436 hektare, Kabupaten Lebak terkena 5.256 hektare dan puso 1.550 hektare, Kabupaten Tangerang terkena 370 hektare, Kota Serang terkena 358 hektare dan puso 101 hektare. "Beberapa upaya telah kami lakukan," katanya.

Agus mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak terkait, seperti Dinas Sumber Daya Air dan Pemukiman Banten, untuk mengatasi kemarau panjang yang berdampak terhadap kekeringan areal pesawahan warga. Selain itu, pihaknya telah melakukan pengaturan jadwal pengairan terhadap lahan pesawahan petani yang bersumber dari bendungan-bendungan di sekitarnya.

Mabsuti Ibnu Marhas






Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: