Enam Kapal Senilai Rp 1,8 Miliar Terbengkalai di Cirebon
Minggu, 07 September 2008 | 16:19 WIB
TEMPO Interaktif, Cirebon: Sebanyak enam buah kapal milik Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon senilai Rp 1,8 miliar terbengkalai. Padahal, semula kapal yang berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) itu hendak digunakan untuk pemberdayaan ekonomi nelayan Kota Cirebon.
Berdasarkan pantauan, enam buah kapal yang masing-masing diberi nama Grager I hingga Grager VI masih bertambat di Pelabuhan Kejawanan, Kota Cirebon. Bahkan sejak kapal itu datang, sekitar awal 2007, kapal itu tidak pernah digunakan. Dan karena kurang perawatan, kapal-kapal tersebut mulai rusak. Salah satunya pun sudah terlihat bocor.
Karena surat-surat keenam kapal tersebut tidak lengkap, Kantor Wilayah Kerja Administrasi Pelabuhan Kejawanan akhrnya tidak memberikan izin melaut. "Setahu saya, surat keenam kapal tersebut sudah kadaluarsa," kata Kepala Kantor Wilayah Kerja Administrasi Pelabuhan Kejawanan, Nuraenah.
Nuraenah cukup menyayangkan atas terbengkalainya enam kapal tersebut. Padahal jika dimanfaatkan, kapal-kapal itu bisa membantu meningkatkan perekonomian nelayan Kota Cirebon.
Sementara itu, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Cirebon, Ahmad Azrul Zuniarto, melihat kapal-kapal tersebut merupakan pemborosan." Ini sama saja dengan program yang mubazir," katanya.
Menurut Azrul, terbengkalainya keenam kapal tersebut menunjukkan sebuah perencanaan program yang tidak matang. Untuk itu, ia meminta Pemerintah Kota Cirebon untuk secepatnya mengambil langkah yang tepat untuk mengoperasionalkan kapal-kapal tersebut.
Ivansyah




Komentar Anda :