close

Calon Haji Samarinda Mengantre Lima Tahun

Minggu, 07 September 2008 | 17:18 WIB

TEMPO Interaktif, Samarinda: Daftar tunggu calon jemaah haji Kota Samarinda, Kalimantan Timur, hingga saat ini berjumlah 2.997 orang. Dengan jatah keberangkatan 558 per tahun, diperkirakan dafar tunggu yang ada saat ini akan habis lima tahun mendatang.

Kepala Kantor Wilayah Departemen Agama Kota Samarinda, Elbadiyansyah, mengatakan banyaknya peserta daftar tunggu ini mengakibatkan terjadinya penurunan pendaftar sejak tiga tahun terakhir. "Mungkin calon jemaah lain akan berpikir untuk mendaftar sekarang," ujarnya.

Berdasarkan data Kanwil Depag Samarinda, penurunan pendaftar calon jemaah haji terjadi setelah tahun 2006. Saat itu pendaftar berjumlah 1.256 orang. Tahun berikutnya, pendaftar hanya berjumlah 616 orang dan tahun ini pendaftar menurun jadi 613.

Keinginan warga Samarinda menunaikan ibadah haji tergolong tinggi. Namun, keinginan itu terhalang oleh keterbatasan jatah terbang.

Dari calon jemaah haji yang mendaftar itu, terdapat calon haji yang mengundurkan diri dengan berbagai sebab. Tahun 2007 Kanwil Depag Samarinda mencatat 563 orang mengundurkan diri. "Tahun ini jemaah yang mengundurkan diri sudah 168 orang," katanya.

Sesuai rencana, jadwal keberangkatan jemaah haji Kota Samarinda terbagi menjadi tiga kloter, dua gabungan dan satu kloter utuh.

Kloter pertama sudah akan masuk embarkasi Balikpapan pada 4 November dan bertolak menuju Arab Saudi pada keesokan harinya, Rabu 5 Nopember 2008.

Firman Hidayat

  • Share on Facebook
  • Print
  • Send

Topik :

Komentar Anda [2] :

  • Jamaah haji

    Tolong tampil kan nama-nama calon jamaah haji daftar tunggu beserta perkiraan tahun keberangkatan...

  • Jadwal dan info haji terbaru

    kalau bisa tolong tampilkan jadwal keberangkatan & kepulangan jemaah haji Samarinda, dan info - info terbaru tentang keadaan jemaah yang ada baik ketika berada di mekkah maupun di madinah, terima kasih banyak sebelumnya

Kirim Komentar

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan