close

Korban Helikopter TNI Jatuh Letnan Satu Yuli Meninggal  

Senin, 08 Juni 2009 | 21:33 WIB

TEMPO Interaktif, Cianjur: Letnan Satu Yuli Sasongko korban jatuhnya helikopter TNI Angkatan Darat di Cianjur yang dirujuk ke Rumah Sakit Pusat Angkatan Daran Gatot Soebroto Jakarta akhirnya meninggal dalam perjalanan.

Korban yang merupakan co-pilot pesawat nahas dari satuan Skuadron 11 Serbu Semarang dibawa kembali ke Cianjur, Jawa Barat, untuk disemayamkan di kamar jenazah Rumah Sakit Umum Daerah Cianjur.

Sementara itu, dua jenazah korban helikopter lain yaitu Kolonel Ricky Samuel dan Kapten Agung Gunanto akan diberangkatkan ke Markas Kopassus Cijantung untuk serah terima. Jenazah Agung sendiri rencananya akan dimakamkan di Cianjur sesuai permintaan istrinya, Puri Andina.

"Puri minta beliau dimakamkan di Cianjur," ujar Diah Irawati, 46 tahun, bibi Puri. Permintaan tersebut disampaikan Puri kepada Diah melalui telepon.

Helikopter Bolkow-105/HS-7112/Riky Route milik TNI AD jatuh di kawasan perbukitan Rawa Beber, Desa Situhiang, Kacamatan Pagelaran, Cianjur Selatan, Jawa Barat sekitar pukul 14.05 WIB.

DEDEN ABDUL AZIS

  • Share on Facebook
  • Print
  • Send

Topik :

Komentar Anda [3] :

  • ???? duka ...

    Ato kalo ada orang sipil dalam pesawat militer yg jatuh, bukan dlm rangka perang ato ancaman musuh, apa si orang sipil tsb juga di TMP???

    Bisa jadi tentara/polisi yg menggal kecelakaan lalin biasa masuk TMP pula ??? Binun kan???

  • Duka ...

    Turut berduka ... Makin banyak saja tentara kita mninggal sia2, padahal perang ato ancaman musuh belum ada sama skali ...

    Maap, sekadar pencerahan, apakah bila tengah tugas rutin (bukan dlm peperangan), para korban (alm tentara) ini juga tetep dimakamkan di TMP??? Bisa penuh TMP bila alutsista kita memble begitu ... ?????

  • < turut berduka cita >

    Semakin banyak pahlawan RI gugur hanya karena pesawat-2 AURI yang berjatuhan.
    Mohon pemeliharaan peralatan TNI yang lebih baik sebab Hankam cukup memberikan dana pemeliharaan.

Kirim Komentar

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan