close

Panser Pesanan Kalla Selesai Dibuat

Senin, 06 Juli 2009 | 21:36 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta - Seratus lima puluh panser pesanan pemerintah selesai dikerjakan PT Pindad. Pesanan itu seharusnya selesai akhir tahun lalu. "Ini tidak biasa, memesan dulu dana belakangan. Saya berterima kasih Pindad menjalankan itu," kata Wakil Presiden, Jusuf Kalla, di rumah dinas Wakil Presiden di Jalan Diponegoro Nomor 1, Senin malam (6/7).

Pembuatan kendaraan lapis baja atau panser (VAB) 4 x 4 produksi PT Pindad itu dipesan Kalla setelah rapat dan meninjau hasil produksi PT Pindad di Bandung, Jawa Barat, pada Desember 2007. Panser itu diminta selesai pada hari ulang tahun Tentara Nasional Indonesia, 5 Oktober 2008. "Sebagaimana order Saya dalam tiga kali rapat di Pindad dan di kantor Saya berkali-kali," ujar Kalla.

Proyek panser itu berawal dari kerjasama PT Pindad serta Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). Namun, pemerintah mengubah kerjasama itu dengan melibatkan Krakatau Steel dan 25 perusahaan lain.

Panser itu untuk memperkuat TNI Angkatan Darat. Pemesanan panser VAB dari Pindad itu menghemat sekitar 60 persen anggaran. Satu unit VAB dari Pindad bernilai sekitar Rp 4,5 miliar. Sedangkan, panser VAB buatan Perancis mencapai Rp 10 miliar per unit. Nilai setiap unit panser itu belum termasuk persenjataan yang melengkapinya.

Pembiayaan 150 panser itu diambil dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2009-2010. Biaya produksi panser tersebut, sementara ditanggung BNI, Bank Mandiri, dan Bank Rakyat Indonesia dengan jaminan Departemen Keuangan atau penjaminan kredit. Skema pembiayaan itu sama dengan skema pembiayaan melalui kredit ekspor untuk pengadaan persenjataan.

Kalla mengatakan program pengadaan panser tahap kedua belum bisa dipastikan. "Tergantung dananya," katanya.

KURNIASIH BUDI

  • Share on Facebook
  • Print
  • Send

Topik :

Komentar Anda [17] :

  • Merdeka = mandiri

    Mari berusaha menjadi bangsa mandiri. Ganyang neoliberalisme dan komparador imperialisme. Lebih cepat lebih baik.

  • Inisiatif siapa ?

    Apapun judul berita diatas, apapun komentar orang, masyarakat Indonesia tahu kalau Pindad bisa bikin panser atas inisiatif JK. Harapan bangsa Indonesia bisa mandiri dan menghargai keahlian serta produk bangsa sendiri telah dirintis JK. Itu fakta yang penting dan tidak dapat ditutup tutupi dengan cara apapun.

  • Panser jeka

    Mungkin tempo lebih bisa arif untuk menuliskan judulnya, katakanlah atas permintaan JK, tapi yang pasti ada orang2x cerdas dibelakangnya yang ikut mendorong pengembangan panser walaupun lisensi dari Perancis, sehingga judulnya dituliskan tanpa ada embel2x JK di situ, khan anak bangsa yg lain juga punya peranan!!

  • Kemandirian

    hebat, berarti kita bisa lebih mandiri. Pas dengan konsepnya p. jeka. bravo. yg komentar negatif pasti pendukung sby. h eh he he he

  • Kala omong nya ngak masuk akal

    Masak yang pesan Panser JK sendiri emangnya dia yang mutusin semuanya.. itu kelihatan nya omong kosong doang seakan akan di Indonesia ini dia semua yang mutusin, [ada hal kita tau keputusna tetap ditangan Presiden bukan Wapres...

1 2 3 4
Kirim Komentar

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan