close

Lumajang Siaga Satu Peredaran Pil Koplo

Kamis, 12 November 2009 | 10:30 WIB

TEMPO Interaktif, Lumajang - Badan Narkotika Kabupaten Lumajang menyatakan wilayah itu telah masuk dalam kategori siaga satu bahaya peredaran dan penyalahgunaan pil koplo jenis Dextromethorphan.

Status siaga satu ini ditetapkan menyusul semakin bertambahnya daftar panjang korban tewas pil koplo di Kabupaten Lumajang.

Ketua Pelaksana Badan Narkotika Kabupaten Lumajang Ajun Komisaris Besar Didit Bambang Santoso Kamis (12/11) pagi ini mengatakan angka penyalahgunaan pil yang sebenarnya obat batuk ini cukup tinggi. "Betul kalau dikatakan siaga satu," kata Didit kepada wartawan pagi ini.

Data statistik tahun 2009 ini menyebutkan sebanyak 20 pelaku pengedar pil koplo telah tertangkap dengan korban tewas yang dilaporkan tujuh orang menunjukkan kalau Kabupaten Lumajang menjadi lahan subur pengedar pil Dextro.

Informasi yang dihimpun Tempo, hal ini terjadi karena pil Dextro tidak hanya bisa ditemukan di apotek saja, namun di toko-toko obat kecil juga menjual pil jenis ini. Belum lagi di tingkat pengedar gelap obat-obatan terlarang.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kepolisian Resor Kabupaten Lumajang pada Senin (9/11) kemarin menangkap seorang pengedar pil koplo di Kecamatan Tempursari.

Lulusan farmasi itu tertangkap berdasarkan hasil laporan bahwa peredaran narkoba di Tempursari sudah menyentuh pada lapisan pelajar mulai SD hingga SMA.

Keesokan harinya pada Selasa (10/11), anak putus sekolah yang masih berusia 15 tahun meninggal lantaran overdosis setelah menenggak 30 butir pil Dextro.

Terkait dengan bahaya peredaran pil koplo ini, Didit mengatakan pihaknya akan melakukan razia di apotek-apotek maupun toto-toko obat di Kabupaten Lumajang.

"Kami juga akan menggelar operasi dengan sandi 'Rasa Sayang' ke sekolah-sekolah," katanya kepada wartawan.

Data Tempo menyebutkan, Polres Lumajang telah menangkap sebanyak 20 pelaku pengedar narkoba dan menyita tidak kurang 50 ribu pil Dextro sepanjang tahun 2009 ini.

DAVID PRIYASIDHARTA

  • Share on Facebook
  • Print
  • Send

Topik :

Komentar Anda :

Kirim Komentar

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan